Lagu lain dari Sole Gimenez
Lagu lain dari Andrés Suárez
Deskripsi
Paduan Suara: Alba Engel
Musisi Studio: Estudios Millenia
Asisten Insinyur Perekaman: Iñaki Ariste
Paduan Suara: Jóse Manuel Giménez
Insinyur Ahli: Julio Rodriguez Sangrador (Sanbay Studios)
Paduan Suara: Nacho Tamarit
Produser Eksekutif, Paduan Suara: Sole Giménez
Produser, Insinyur Pencampur, Insinyur Rekaman: Vicente Sabater
Komposer, Penulis Lirik: María Soledad Giménez Muñoz
Arranger: Nacho Tamarit
Lirik dan terjemahan
Asli
Somos la última generación de artistas.
Somos los últimos en esta era.
Somos los hijos de los que cantaron -a la memoria y a la libertad.
-Somos la última generación de locos. Somos la última generación que queda.
Como artesanos jugando con barro, -poniendo música a nuestra verdad.
-Y le cantamos al presente y a la vida, a la alegría, a la tristeza y al amor.
Nuestras palabras son todo -sentimiento. -Nuestras canciones nacen en el corazón.
Oh, oh, oh.
Oh, oh, oh.
Somos la última generación que canta.
Somos la última generación que sueña.
Estamos hechos de emoción y de ternura.
Somos los dueños de nuestra -pasión. -Somos la última generación valiente.
Somos la última generación sincera.
Son nuestras voces un grito de guerra -en la batalla por la creación.
-No somos máquinas al ritmo de algoritmos. No somos fruto de la programación.
Estamos hechos -de deseos y quimeras.
-De la materia que mueve el amor.
-Oh.
-Oh, oh, oh.
-Oh, oh, oh. -Somos la última generación de artistas.
Somos los últimos en esta era.
-Nuestras canciones vivirán en la memoria.
-De los que escuchan con el corazón.
Y ahora venimos todos juntos a cantar, a defender la música con alma.
Nuestras voces son las voces de la Tierra.
Nuestras canciones nacen en el corazón.
Oh, oh, oh. Uh, uh.
Uh, uh.
-Oh, oh, oh. -Oh, oh, oh.
Oh, oh, oh.
Son nuestras voces las voces de -la Tierra. -Nuestras canciones nacen en el corazón.
Somos la última generación de artistas.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kami adalah generasi seniman terakhir.
Kami adalah yang terakhir di era ini.
Kita adalah anak-anak dari mereka yang bernyanyi - untuk mengenang dan kebebasan.
-Kami adalah generasi terakhir orang gila. Kita adalah generasi terakhir yang tersisa.
Seperti pengrajin yang bermain dengan tanah liat, -menempatkan musik pada kebenaran kita.
-Dan kami bernyanyi untuk saat ini dan untuk kehidupan, untuk kegembiraan, kesedihan dan cinta.
Kata-kata kita adalah segalanya - perasaan. -Lagu kami lahir di hati.
Oh, oh, oh.
Oh, oh, oh.
Kami adalah generasi terakhir yang bernyanyi.
Kami adalah generasi terakhir yang bermimpi.
Kita terbuat dari emosi dan kelembutan.
Kami adalah pemilik gairah kami. -Kami adalah generasi pemberani terakhir.
Kita adalah generasi terakhir yang ikhlas.
Suara kami adalah seruan perang – dalam pertempuran demi penciptaan.
-Kami bukanlah mesin yang mengikuti ritme algoritma. Kita bukanlah hasil pemrograman.
Kita terbuat dari keinginan dan khayalan.
-Tentang hal yang menggerakkan cinta.
-Oh.
-Oh, oh, oh.
-Oh, oh, oh. -Kami adalah seniman generasi terakhir.
Kami adalah yang terakhir di era ini.
-Lagu kami akan hidup dalam ingatan.
-Dari mereka yang mendengarkan dengan hati mereka.
Dan sekarang kita semua berkumpul untuk bernyanyi, membela musik dengan jiwa.
Suara kami adalah suara Bumi.
Lagu kami lahir di hati.
Oh, oh, oh. Uh-uh.
Uh-uh.
-Oh, oh, oh. -Oh, oh, oh.
Oh, oh, oh.
Suara kami adalah suara Bumi. -Lagu kami lahir di hati.
Kami adalah generasi seniman terakhir.