Lagu lain dari Nina Lakomy
Deskripsi
Dirilis pada: 20-03-2026
Lirik dan terjemahan
Asli
Podkładali nogi, żeby mu padła pył.
Śmiali się, gdy leżałam twarzą w dół.
A ja wstałam z ziemi silniejsza niż przedtem.
Dasz radę mówiłam do siebie szeptem.
Kopali dołki pod każdym moim krokiem.
Myśleli, że spadnę tam aż na dno.
Lecz ja twardo na nogach stałam i szłam dalej, choć bardzo bolało to.
Wysłali mnie prosto do diabła. Myśleli, że zginę gdzieś tam.
A ja z diabłem piję kawę i śmieję się im prosto w twarz.
Rzucili mnie wilkom na pożarcie. Myśleli, że rozszarpią mnie.
A wilki przyjęły mnie do stada i pokazały, jak bronić się.
Rzucali kłody pod nogi w każdej drodze. Chcieli zatrzymać każdy mój bieg.
A ja z tych kłód zbudowałam schody i wyszłam wyżej, niż chcieli mnie mieć.
Kali mnie w ogień. Mówili tam twoje miejsce.
Myśleli, że spłonę w nim, lecz dusza i ciało okazały się silniejsze.
Wysłali mnie prosto do diabła. Myśleli, że zginę gdzieś tam.
A ja z diabłem piję kawę i śmieję się im prosto w twarz.
Rzucili mnie wilkom na pożarcie. Myśleli, że rozszarpią mnie.
A wilki przyjęły mnie do stada i pokazały, jak bronić się.
Ich słowa były jak kamienie.
Każdy miał zepchnąć mnie na dno.
A ja z tych kamieni zbudowałam drogę, po której dziś idę na wprost.
Gdy wszystko wali się dookoła i nagle nie masz dokąd iść, to właśnie wtedy odkrywasz, jak silną potrafisz być.
Im mocniej pchali mnie w ciemność, tym jaśniej zaczęłam lśnić.
Bo kiedy nie masz już nic do stracenia, potrafisz silniejszą być.
Wysłali mnie prosto do diabła. Myśleli, że zginę gdzieś tam.
A ja z diabłem piję kawę i śmieję się im prosto w twarz.
Rzucili mnie wilkom na pożarcie. Myśleli, że rozszarpią mnie.
A wilki przyjęły mnie do stada i pokazały, jak bronić się.
Terjemahan bahasa Indonesia
Mereka meletakkan kaki mereka di bawahnya untuk membuat debu berjatuhan.
Mereka tertawa ketika saya berbaring telungkup.
Dan saya bangkit dari tanah lebih kuat dari sebelumnya.
Kamu bisa melakukannya, bisikku pada diriku sendiri.
Mereka menggali lubang di bawah setiap langkahku.
Mereka mengira saya akan tenggelam ke dasar sana.
Namun aku tetap berdiri teguh dan terus berjalan, meski itu sangat menyakitkan.
Mereka mengirim saya langsung ke neraka. Mereka mengira saya akan mati di suatu tempat di sana.
Dan saya minum kopi bersama iblis dan tertawa di depan wajah mereka.
Mereka melemparkan saya ke serigala. Mereka pikir mereka akan mencabik-cabik saya.
Dan para serigala menerima saya ke dalam kelompoknya dan menunjukkan cara membela diri.
Mereka melemparkan rintangan ke segala arah. Mereka ingin menghentikan setiap lari yang saya lakukan.
Dan saya membangun tangga dari batang kayu ini dan naik lebih tinggi dari yang mereka inginkan.
Mereka membakar saya menjadi api. Mereka bilang tempatmu ada di sana.
Mereka mengira saya akan terbakar di dalamnya, tetapi jiwa dan tubuh saya ternyata lebih kuat.
Mereka mengirim saya langsung ke neraka. Mereka mengira saya akan mati di suatu tempat di sana.
Dan saya minum kopi bersama iblis dan tertawa di depan wajah mereka.
Mereka melemparkan saya ke serigala. Mereka pikir mereka akan mencabik-cabik saya.
Dan para serigala menerima saya ke dalam kelompoknya dan menunjukkan cara membela diri.
Kata-kata mereka seperti batu.
Semua orang akan mendorong saya ke bawah.
Dan dari batu-batu ini aku membangun jalan yang lurus yang aku lalui hari ini.
Ketika segala sesuatunya berantakan dan Anda tiba-tiba tidak punya tempat tujuan, saat itulah Anda menyadari betapa kuatnya diri Anda.
Semakin keras mereka mendorongku ke dalam kegelapan, semakin terang aku mulai bersinar.
Karena ketika Anda tidak punya ruginya lagi, Anda bisa menjadi lebih kuat.
Mereka mengirim saya langsung ke neraka. Mereka mengira saya akan mati di suatu tempat di sana.
Dan saya minum kopi bersama iblis dan tertawa di depan wajah mereka.
Mereka melemparkan saya ke serigala. Mereka pikir mereka akan mencabik-cabik saya.
Dan para serigala menerima saya ke dalam kelompoknya dan menunjukkan cara membela diri.