Lagu lain dari FiNCH
Deskripsi
Pemain Terkait: FiNCH, Rumbombe
Penulis Lirik, Komposer, Pemain Terkait, Vokal: FiNCH
Penulis Lirik, Pemain Terkait, Komposer: Robin Maximillian Mayer
Pemain Terkait: Rumbombe
Produser, Komposer, Programmer, Penulis Lirik, Insinyur Pencampur: Daniel Americo Barbosa
Penulis Lirik, Komposer: Eike Staab
Penulis Lirik, Komposer: AVO
Lirik dan terjemahan
Asli
Wir waren so unendlich verliebt. Du hast mir hundertmal verziehen.
Auch wenn es uns jetzt nicht mehr gibt, frag ich, willst du noch einmal anal, anal, analysieren, woran's lag?
Wir waren so unendlich verliebt. Du hast mir hundertmal verziehen.
Auch wenn es uns jetzt nicht mehr gibt, frag ich, willst du noch einmal anal, anal, analysieren, woran's lag?
Anal, anal, analysieren, woran's lag.
Ich bin ein Taugenichts und ich besaufe mich.
Bin immer dauerdicht, weil du nicht mehr zu Hause bist. Die Lichter ausgeknipst, nur für den Augenblick.
Ich schreie besoffen durch die Straßen: "Fuck, ich brauch dich nicht".
Doch glaube mir, du hast schon immer gefehlt. Haben auf der Insel zu zweit jedes Zimmer zerlegt.
Auch wenn mein Kopf sich noch vom Kümmerling dreht, kommt es hart auf hart, werd ich hinter dir stehen. Das erste Bier wird direkt inhaliert.
Das zweite Bier hat mich hypnotisiert.
Das dritte Bier lässt mich philosophieren.
Und das vierte schmeckt nach dir.
Wir waren so unendlich verliebt. Du hast mir hundertmal verziehen.
Auch wenn es uns jetzt nicht mehr gibt, frag ich, willst du noch einmal anal, anal, analysieren, woran's lag?
Anal, anal, analysieren, woran's lag.
Das erste Bier wird direkt inhaliert.
Das zweite Bier hat mich hypnotisiert.
Das dritte Bier lässt mich philosophieren.
Und das vierte schmeckt nach dir.
Wir waren so unendlich verliebt. Du hast mir hundertmal verziehen.
Auch wenn es uns jetzt nicht mehr gibt, frag ich, willst du noch einmal anal, anal, analysieren, woran's lag?
Anal, anal, analysieren, woran's lag.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kami sedang jatuh cinta. Anda telah memaafkan saya seratus kali.
Bahkan jika kita tidak ada lagi, saya bertanya, apakah Anda ingin melakukan anal, anal, menganalisa apa yang salah lagi?
Kami sedang jatuh cinta. Anda telah memaafkan saya seratus kali.
Bahkan jika kita tidak ada lagi, saya bertanya, apakah Anda ingin melakukan anal, anal, menganalisa apa yang salah lagi?
Anal, anal, menganalisis apa yang salah.
Aku tidak berguna dan aku mabuk.
Saya selalu tutup permanen karena Anda tidak lagi di rumah. Matikan lampunya, hanya untuk sementara.
Aku sambil mabuk berteriak di jalanan: "Brengsek, aku tidak membutuhkanmu."
Tapi percayalah, kamu selalu hilang. Kami berdua membongkar setiap ruangan di pulau itu.
Bahkan jika kepalaku masih pusing karena kekerdilan itu, ketika keadaan menjadi sulit, aku akan mendukungmu. Bir pertama dihirup langsung.
Bir kedua menghipnotis saya.
Bir ketiga membuatku berfilsafat.
Dan yang keempat rasanya seperti kamu.
Kami sedang jatuh cinta. Anda telah memaafkan saya seratus kali.
Bahkan jika kita tidak ada lagi, saya bertanya, apakah Anda ingin melakukan anal, anal, menganalisa apa yang salah lagi?
Anal, anal, menganalisis apa yang salah.
Bir pertama dihirup langsung.
Bir kedua menghipnotis saya.
Bir ketiga membuatku berfilsafat.
Dan yang keempat rasanya seperti kamu.
Kami sedang jatuh cinta. Anda telah memaafkan saya seratus kali.
Bahkan jika kita tidak ada lagi, saya bertanya, apakah Anda ingin melakukan anal, anal, menganalisa apa yang salah lagi?
Anal, anal, menganalisis apa yang salah.