Lagu lain dari Brandon Lake
Lagu lain dari Nick Jonas
Deskripsi
Pemain Terkait: Brandon Lake & Nick Jonas
Pelaku Bersekutu, Komposer: Brandon Lake
Drum, Insinyur Rekaman: John Thomas Price
Komposer, Pemain Terkait: Nick Jonas
Bass: Carlos Vidal
Keyboard, Bouzouki, Gitar Akustik, Gitar Listrik, Mandolin, Komposer, Editor, Insinyur Rekaman, Programmer, Produser: Micah Nichols
Gitar Baja Pedal: Scotty Murray
Vokal Latar Belakang: Christian Boutan
Paduan Suara: Khrystina Harvey
Paduan Suara: John Campbell
Paduan Suara: Ashley Broadwater
Paduan Suara: Kidada Perrymond
Komposer: Benjamin William Hastings
Komposer: Trannie Anderson
Penata Vokal: Antonio AJ Cunningham
Insinyur Utama: Sam Moses
Direktur A&R: Holly Zabka
Asisten Insinyur Perekaman: Angel Delgado
Insinyur Pencampur: Matt Huber
Insinyur Perekaman: Todd Lyons
Lirik dan terjemahan
Asli
Picked up the book for the first time in ages.
Still washed me clean with the dust on the pages.
My life is a story I struggle to write.
But is it one worth telling? Is it one You like?
Mm.
So who am I?
Who am I?
Am I just a poor preacher's prodigal son?
Troubled child, running wild. Chasing the glory instead of the One.
Who says that I, even I, have something still left to offer.
So who am I?
Who am I to question the pen in the hands of the Author?
Like every good story, You learn from the loss.
And I lost the plot every time I played God.
I live in a moment You already wrote.
There's proof that I'm someone, yeah, someone You love.
Oh.
So who am I?
Who am I?
Am I just a poor preacher's prodigal son?
A troubled child, running wild.
Chasing the glory instead of the One.
Who says that I, oh, even I, have something still left to offer.
So who am I?
Who am I to question the plan in the hands of the Author?
I see trauma. I see worthless. You see something
You can work with. I see weakness. I see failure.
You see something good on paper.
Yeah, I've seen ashes turned to beauty. I've felt heaven working through me.
I've seen panic turn to power.
Felt Your peace in my darkest hour.
What grace is this?
You call me by name again and again and again and again. What grace is this?
Crossed out my shame.
Forgives me again and again and again and again and again.
So who am I? God, who am I?
Am I just a poor preacher's prodigal son?
Troubled child, still running wild.
Chasing the glory instead of the One.
Who says that I, even I, have something still left to offer.
Who am I?
Who am I to question the pen in the hands of the Author?
I'm ink in the pen in the hands of the Author.
Mm.
I'm ink in the pen in the hands of the Author.
I'm ink in the pen in the hands of the
Author.
Terjemahan bahasa Indonesia
Mengambil buku itu untuk pertama kalinya setelah sekian lama.
Masih membasuhku hingga bersih dengan debu di halaman.
Hidupku adalah kisah yang aku tulis dengan susah payah.
Tapi apakah itu layak untuk diceritakan? Apakah itu yang kamu suka?
Mm.
Jadi siapa aku?
Siapa saya?
Apakah saya hanyalah anak hilang dari seorang pengkhotbah yang malang?
Anak bermasalah, menjadi liar. Mengejar kemuliaan bukannya Yang Esa.
Siapa bilang aku, bahkan aku, masih punya sesuatu untuk ditawarkan.
Jadi siapa aku?
Siapakah saya sehingga mempertanyakan pena di tangan Penulis?
Seperti setiap cerita bagus, Anda belajar dari kehilangan.
Dan saya kehilangan alur cerita setiap kali saya berperan sebagai Tuhan.
Saya hidup di saat ini. Anda sudah menulis.
Ada bukti kalau aku adalah seseorang, ya, seseorang yang Kau cintai.
Oh.
Jadi siapa aku?
Siapa saya?
Apakah saya hanyalah anak hilang dari seorang pengkhotbah yang malang?
Seorang anak bermasalah, menjadi liar.
Mengejar kemuliaan bukannya Yang Esa.
Siapa bilang aku, oh, bahkan aku, masih punya sesuatu untuk ditawarkan.
Jadi siapa aku?
Siapakah saya sehingga mempertanyakan rencana di tangan Penulis?
Saya melihat trauma. Saya lihat tidak ada gunanya. Anda melihat sesuatu
Anda dapat bekerja dengan. Saya melihat kelemahan. Saya melihat kegagalan.
Anda melihat sesuatu yang bagus di atas kertas.
Ya, aku pernah melihat abu berubah menjadi keindahan. Saya merasakan surga bekerja melalui saya.
Saya telah melihat kepanikan berubah menjadi kekuasaan.
Rasakan kedamaian-Mu di saat-saat tergelapku.
Anugerah apa ini?
Anda memanggil saya dengan nama lagi dan lagi dan lagi dan lagi. Anugerah apa ini?
Mencoret rasa maluku.
Maafkan aku lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi.
Jadi siapa aku? Ya Tuhan, siapa aku?
Apakah saya hanyalah anak hilang dari seorang pengkhotbah yang malang?
Anak bermasalah, masih berlarian liar.
Mengejar kemuliaan bukannya Yang Esa.
Siapa bilang aku, bahkan aku, masih punya sesuatu untuk ditawarkan.
Siapa saya?
Siapakah saya sehingga mempertanyakan pena di tangan Penulis?
Aku tinta dalam pena di tangan Pengarang.
Mm.
Aku tinta dalam pena di tangan Pengarang.
Aku tinta dalam pena di tangan
Penulis.