Lagu lain dari Ben Techy
Lirik dan terjemahan
Asli
Jede Ecke, die mich zwinge.
Lüstern spiegeln Himmelsärge, gefangen unterm Glas.
Augen rot vom Suchen, komm nicht klar mit diesem Hass. Sirenen malen Muster, blau und rot auf kaltem Stein.
Schreibe diese Zeilen, um im Chaos nicht zu sein.
Nacht umhüllt die Straßen, scharfe Schatten wie 'ne Klinge.
Herz im Takt vom Rauschen, jede Ecke, die mich zwinge.
Ein Schritt vor, zwei zurück,
Spuren gehen ins Nichts.
Die Welt dreht sich zu Staub, zerbricht zwischen den Schichten.
Lüstern spiegeln Himmelsärge, gefangen unterm Glas. Augen rot vom Suchen, komm nicht klar mit diesem Hass.
Sirenen malen Muster, blau und rot auf kaltem Stein. Schreibe diese Zeilen, um im
Chaos nicht zu sein.
Nacht umhüllt die Straßen, scharfe Schatten wie 'ne Klinge. Herz im Takt vom
Rauschen, jede Ecke, die mich zwinge.
Ein Schritt vor, zwei zurück, Spuren gehen ins Nichts.
Die Welt dreht sich zu Staub, zerbricht zwischen den Schichten.
Herz im Takt vom Rauschen, jede Ecke, die mich zwinge.
Herz im
Takt vom Rauschen, jede Ecke, die mich zwinge.
Terjemahan bahasa Indonesia
Setiap sudut yang memaksaku.
Peti mati surgawi terpantul penuh nafsu, terperangkap di bawah kaca.
Mata merah karena mencari, tidak bisa menangani kebencian ini. Pola cat sirene, biru dan merah di atas batu dingin.
Tulis baris-baris ini untuk menghindari kekacauan.
Malam menutupi jalanan, bayangan tajam seperti pisau.
Jantung seirama dengan kebisingan, setiap sudut yang memaksaku.
Satu langkah maju, dua langkah mundur,
Jejak tidak kemana-mana.
Dunia berubah menjadi debu, pecah di antara lapisan-lapisan.
Peti mati surgawi terpantul penuh nafsu, terperangkap di bawah kaca. Mata merah karena mencari, tidak bisa menangani kebencian ini.
Pola cat sirene, biru dan merah di atas batu dingin. Tuliskan baris-baris ini kepada saya
Tidak menjadi kekacauan.
Malam menutupi jalanan, bayangan tajam seperti pisau. Jantung berdetak kencang
Kebisingan, setiap sudut yang memaksaku.
Maju satu langkah, mundur dua langkah, jejak tidak kemana-mana.
Dunia berubah menjadi debu, pecah di antara lapisan-lapisan.
Jantung seirama dengan kebisingan, setiap sudut yang memaksaku.
hati di
Kalahkan kebisingan, setiap sudut yang memaksaku.