Lagu lain dari Marc Seguí
Deskripsi
Perasaan yang tersusun rapi seperti hangover setelah pesta yang terlalu meriah untuk dilupakan begitu saja. Setiap kata mengandung beban kehilangan, tetapi juga kelegaan yang aneh, seolah-olah rasa sakit itu akhirnya tidak lagi menjadi rahasia. Ini adalah kasus ketika hati hancur berkeping-keping, tetapi mulut tetap mengucapkan “itu sepadan”, dan dalam kalimat ini - bukan pembenaran, tetapi secercah makna.
Ini bukan romantisme penderitaan, tetapi inventarisasi jujur atas konsekuensinya: pukulan ganda dari kegembiraan kemarin, amplop berisi impian yang lebih baik tidak dibuka, dan upaya untuk tidak mengetahui kebahagiaan orang lain yang baru. Musiknya terdengar seperti percakapan di dapur pada malam hari - pelan, dengan rasa sesak di tenggorokan, tetapi tetap dengan harapan bahwa kebenaran ini suatu hari nanti akan berhenti menyakitkan dari dalam.
Lirik dan terjemahan
Asli
Tumbado boca arriba, triste pensando en lo bonito que era.
Se lo di todo a la persona equivocada, pero valió la pena.
Le estoy contando a mi familia.
Mi hermanita casi llora de la rabia.
Mami quiso la harina tus palabras, -pero valió la pena.
-Este dolor no se me va.
Me pongo mal, me cuesta hablar.
Se me corta la voz cuando digo que ya no estás.
No quiero saber si ya hay alguien y si alguien lo sabe, no me cuenten. Aunque ya lo sé, si no lo veo tan mal no se siente.
Ahora la resaca me pega el doble y guardé nuestro futuro en cualquier sobre para ya no verlo porque me descose y no veo a nadie como tú -este entonces. -Dime si valió la pena.
Dime si vale la pena.
Dormir con talantes que juntos.
Este dolor no se me va.
Me pongo mal, me cuesta hablar.
Se me corta la voz cuando digo que ya. . .
Este dolor no se me va.
Me pongo mal, me cuesta hablar.
Se me corta la voz cuando digo que ya no estás.
No -estás.
-Dime si valió la -pena. -No estás.
Dime si vale la pena.
Terjemahan bahasa Indonesia
Berbaring telentang, sedih memikirkan betapa cantiknya dia.
Saya memberikan semuanya kepada orang yang salah, tapi itu sepadan.
Aku memberitahu keluargaku.
Adik perempuanku hampir menangis karena marah.
Ibu menyukai kata-katamu, tapi itu sepadan.
-Rasa sakit ini tidak akan hilang.
Saya sakit, sulit bagi saya untuk berbicara.
Suaraku pecah ketika aku mengatakan bahwa kamu tidak lagi di sini.
Saya tidak mau tahu kalau sudah ada, dan kalau ada yang tahu, jangan beri tahu saya. Meski aku sudah tahu, kalau aku tidak melihatnya seburuk itu, rasanya tidak terlalu buruk.
Sekarang rasa mabuk itu menghantamku dua kali lebih keras dan aku menyimpan masa depan kita dalam amplop apa pun sehingga aku tidak akan melihatnya lagi karena itu menggangguku dan aku tidak melihat orang sepertimu - yang ini saja. -Katakan padaku apakah itu sepadan.
Katakan padaku apakah itu sepadan.
Tidur dengan roh daripada bersama.
Rasa sakit ini tidak akan hilang.
Saya sakit, sulit bagi saya untuk berbicara.
Suaraku pecah ketika aku mengatakan itu saja. . .
Rasa sakit ini tidak akan hilang.
Saya sakit, sulit bagi saya untuk berbicara.
Suaraku pecah ketika aku mengatakan bahwa kamu tidak lagi di sini.
Anda tidak.
-Katakan padaku apakah itu sepadan. -Kamu tidak di sini.
Katakan padaku apakah itu sepadan.