Lagu lain dari Eden Muñoz
Deskripsi
Aroma jalanan, lampu-lampu, dan tawa kristal - di sini, keyakinan memakai sepatu yang berderit dan senyuman yang muncul sebelum kata-kata. Kisah sederhana, tetapi disajikan dengan kesombongan yang lucu: tatapan, sedikit keberanian, dan janji untuk mengantar “ke langit” - semua ini terdengar seperti lelucon malam yang diulang-ulang, yang ingin Anda ikuti, bahkan jika Anda tahu bahwa tawa itu sedikit lebih licik daripada kebaikan.
Dalam musiknya, ada campuran antara keberanian dan rayuan, seolah-olah di bar mereka memutuskan siapa yang menjadi pahlawan hari ini dan siapa yang hanya menjadi penonton. Kecemasan ringan tersembunyi di balik tawa, dan itu sama sekali tidak merusak suasana hati: itu memberi karakter pada teks, seolah-olah buku harian seorang pemabuk, di mana setiap kalimat adalah kemenangan kecil atas kehidupan sehari-hari.
Lirik dan terjemahan
Asli
Ayer pasé por su casa y me echó una miradita.
Le puse un fuetazo al cuaco y pegó una sonrisita. Ya te ves mayor de edad, ¿pa' qué me la andan negando?
Si siguen en ese plan, me la voy a terminar robando. Y al cabo quiere también.
Ya me lo dijo una vez cuando la restregué contra la pared y me dio un besito.
Al cabo quiere también.
Si ocupan traigo con qué y el que la pretenda yo le doy raite pa' con Diosito.
Acomódese, chiquitita, que su cumple es el dueño. ¡Ajá!
Ya te ves mayor de edad, ¿pa' qué me la andan negando?
Si siguen en ese plan, me la voy a terminar robando. Y al cabo quiere también.
Ya me lo dijo una vez cuando la restregué contra la pared y me dio un besito.
Al cabo quiere también.
Si ocupan traigo con qué y el que la pretenda yo le doy raite pa' con Diosito.
Terjemahan bahasa Indonesia
Kemarin saya mampir ke rumahnya dan dia melihat saya.
Aku memukul cuaco itu dan dia tersenyum. Kamu sudah terlihat tua, mengapa mereka menyangkal hal itu padaku?
Jika mereka melanjutkan rencana itu, pada akhirnya aku akan mencurinya. Dan pada akhirnya dia menginginkannya juga.
Dia sudah memberitahuku sekali ketika aku menggosokkannya ke dinding dan dia menciumku.
Lagipula, dia juga menginginkannya.
Kalau mereka menempatinya, saya bawa dengan apa dan siapa yang mau, saya izinkan untuk Diosito.
Tenanglah, Nak, ulang tahunmu adalah pemiliknya. Ya!
Kamu sudah terlihat tua, mengapa mereka menyangkal hal itu padaku?
Jika mereka melanjutkan rencana itu, pada akhirnya aku akan mencurinya. Dan pada akhirnya dia menginginkannya juga.
Dia sudah memberitahuku sekali ketika aku menggosokkannya ke dinding dan dia menciumku.
Lagipula, dia juga menginginkannya.
Kalau mereka menempatinya, saya bawa dengan apa dan siapa yang mau, saya izinkan untuk Diosito.