Lagu lain dari Carla De Coignac
Deskripsi
Terkadang hati berbicara menggantikan mulut - dengan nada-nada bergetar, seolah meminta maaf atas kerentanannya sendiri. Di sini cinta tidak bersinar dengan kilau dan tidak menjanjikan keabadian. Dia lebih seperti ranting ungu dalam air dingin - indah, tapi sedikit patah. Lagu itu terdengar seperti catatan yang ditemukan di antara halaman buku harian tua: sedikit naif, tapi sangat tulus. Di dalamnya, mereka tidak menangis karena seseorang, melainkan karena perasaan itu sendiri - tentang betapa menakutkannya untuk membiarkan kehangatan masuk lagi ke dalam diri, padahal di dalam masih ada es. Namun, di tengah kerapuhan ini, muncul sedikit "kepercayaan". Tenang, keras kepala, seperti tunas lilac yang menembus Februari.
Lirik dan terjemahan
Asli
J'aimerais que mes bras deviennent ta chaleur.
Mais j'ai trop froid et je crois que j'ai peur.
J'ai planté du lilas et toute autre fleur. En espérant refaire fleurir mon cœur.
J'aimerais pleurer les larmes du passé.
Qui sont coincées et m'empêchent d'avancer.
Et j'aimerais crier toutes ces nuits gaspillées. Où j'espérais seulement te rencontrer.
J'ai peur de l'amour, peur de l'amour. Mes larmes en ont fait le tour.
J'ai peur de l'amour, peur de l'amour.
J'aimerais guérir un jour.
Grâce à toi, hmm, j'y crois, j'y crois.
Grâce à toi, hmm, j'y crois, j'y crois.
Et si quelqu'un te blesse, je l'anéantirai.
Et ma seule faiblesse serait de trop t'aimer. D'avoir cru les promesses des amours passés.
J'en ai donné des coups, mais j'ai jamais gagné.
Alors, j'écris ces mots dans une chanson clichée. J'aimerais qu'elle soit nôtre, mais je l'ai déjà chantée.
J'aimerais crier toutes ces nuits gaspillées.
Où j'espérais réapprendre à aimer.
J'ai peur de l'amour, peur de l'amour.
Mes larmes en ont fait le tour.
J'ai peur de l'amour, peur de l'amour.
J'aimerais guérir un jour.
Grâce à toi, oh, j'y crois, j'y crois.
Grâce à toi, hmm, j'y crois, j'y crois.
Alors, j'écris ces mots dans une chanson clichée.
Une chanson d'ado au cœur mille fois brisé. J'aimerais crier les larmes du passé.
Qui sont coincées et m'empêchent d'avancer.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku ingin lenganku menjadi kehangatanmu.
Tapi aku terlalu kedinginan dan sepertinya aku takut.
Saya menanam lilac dan bunga lainnya. Berharap bisa membuat hatiku mekar kembali.
Aku ingin menangisi air mata masa lalu.
Yang terjebak dan menghalangiku untuk bergerak maju.
Dan saya ingin meneriakkan semua malam yang sia-sia ini. Dimana aku hanya berharap untuk bertemu denganmu.
Aku takut cinta, takut cinta. Air mataku membasahi semuanya.
Aku takut cinta, takut cinta.
Saya ingin menjadi lebih baik suatu hari nanti.
Terima kasih padamu, hmm, aku percaya, aku percaya.
Terima kasih padamu, hmm, aku percaya, aku percaya.
Dan jika ada yang menyakitimu, aku akan menghancurkannya.
Dan satu-satunya kelemahanku adalah terlalu mencintaimu. Karena telah mempercayai janji cinta masa lalu.
Aku sudah mendapatkan beberapa pukulan, tapi aku belum pernah menang.
Jadi, kata-kata ini saya tulis dalam sebuah lagu klise. Aku berharap itu milik kita, tapi aku sudah menyanyikannya.
Saya ingin berteriak tentang semua malam yang sia-sia ini.
Dimana aku berharap untuk belajar mencintai lagi.
Aku takut cinta, takut cinta.
Air mataku membasahi semuanya.
Aku takut cinta, takut cinta.
Saya ingin menjadi lebih baik suatu hari nanti.
Terima kasih padamu, oh, aku percaya, aku percaya.
Terima kasih padamu, hmm, aku percaya, aku percaya.
Jadi, kata-kata ini saya tulis dalam sebuah lagu klise.
Lagu untuk remaja yang patah hati ribuan kali. Aku ingin menangisi air mata masa lalu.
Yang terjebak dan menghalangiku untuk bergerak maju.