Lagu lain dari Emis Killa
Lagu lain dari Tedua
Deskripsi
Pemain Terkait: Emis Killa feat. Tedua
Pemain Terkait: Emis Killa
Pemain Terkait: Tedua
Komposer: Diego Vincenzo Vettraino
Penulis Lirik: Emiliano Rudolf Giambelli
Penulis Lirik: Mario Molinari
Produser: Drillionaire
Lirik dan terjemahan
Asli
I tuoi occhi color ambra.
Luce che rimane anche se il sole cade tra le vie delle tue labbra.
Solo chi ha bruciato come noi due si ritroverà nel mare come ambra.
Luce che rimane anche col temporale tra le vie delle tue labbra.
Solo chi ha bruciato come noi due si ritroverà nel mare.
Occhi ambra, pupille, riscaldi la stanza e nell'aria le scintille fanno fuoco come un killer. Sei l'arma che mi salva, che mi scalda le mani se saltano i piani, mhm.
-Ryan!
-Il cuore broken, senza voce, questa notte ho sette note, suoneranno pianoforte a seconda delle colpe.
Sei la luce che mi illude, ciò che sfugge io lo seguo, sono scure le paure fra le dune del mio ego.
Se perdonare è un male fallo solo a metà. Se amare è un malaffare fallo senza pietà.
Quelle volte che ho sbagliato non ho mai dimenticato, son memorie del passato.
I tuoi occhi color ambra.
Luce che rimane anche se il sole cade tra le vie delle tue labbra.
Solo chi ha bruciato come noi due si ritroverà nel mare come ambra.
Luce che rimane anche col temporale tra le vie delle tue labbra.
Solo chi ha bruciato come noi due si ritroverà nel mare.
Anche stanca e coi drammi resti calma e rimani, niente cambia i tuoi tratti come ambra negli anni.
E se mi guardi vedi un demone, -ma io dentro ai tuoi occhi ci rivedo me.
-Siamo uniti però in gabbia e ora il tuo viso fa male.
Chiusi in un paradiso artificiale ma coi colori dell'Ade.
Mentre tutto cambia, io mi sento ancora uguale, perché il dolore è immortale, fuori svanisce ma dentro rimane.
Tu sei come sabbia, scappi per mano mia e più ti stringo forte più tu scivoli via.
E che io sia all'inferno o in camera d'albergo, ovunque sei ti cerco, ti trovo e poi mi perdo nei tuoi occhi color ambra.
Luce che rimane anche se il sole cade tra le vie delle tue labbra.
Solo chi ha bruciato come noi due si ritroverà nel mare come ambra.
Luce che rimane anche col temporale tra le vie delle tue labbra.
Solo chi ha bruciato come noi due si ritroverà nel mare come ambra.
Ambra.
Ambra.
Terjemahan bahasa Indonesia
Mata kuningmu.
Cahaya yang tetap ada meski matahari terbenam di sela-sela bibirmu.
Hanya mereka yang pernah terbakar seperti kita berdua yang akan mendapati dirinya berada di lautan seperti damar.
Cahaya yang tetap ada meski ada badai di sela-sela bibirmu.
Hanya mereka yang terbakar seperti kita berdua yang akan menemukan diri mereka di laut.
Mata kuning, pupil, Anda memanaskan ruangan dan di udara percikan api seperti pembunuh. Kamu adalah senjata yang menyelamatkanku, yang menghangatkan tanganku jika rencana gagal, mhm.
-Ryan!
-Hati yang patah, tanpa suara, malam ini saya punya tujuh nada, mereka akan memainkan piano sesuai kesalahannya.
Kaulah cahaya yang menipuku, yang lolos aku ikuti, ketakutan di antara bukit-bukit pasir egoku yang gelap.
Jika memaafkan itu buruk, lakukanlah setengah-setengah. Jika mencintai adalah sebuah kejahatan, lakukanlah tanpa ampun.
Saya tidak pernah melupakan saat-saat saya melakukan kesalahan, itu adalah kenangan masa lalu.
Mata kuningmu.
Cahaya yang tetap ada meski matahari terbenam di sela-sela bibirmu.
Hanya mereka yang pernah terbakar seperti kita berdua yang akan mendapati dirinya berada di lautan seperti damar.
Cahaya yang tetap ada meski ada badai di sela-sela bibirmu.
Hanya mereka yang terbakar seperti kita berdua yang akan menemukan diri mereka di laut.
Bahkan lelah dan dengan drama Anda tetap tenang dan tenang, tidak ada yang mengubah fitur Anda seperti kuning selama bertahun-tahun.
Dan jika kamu melihatku, kamu melihat setan, - tetapi di dalam matamu aku melihat diriku sendiri.
-Tapi kita bersatu dalam sangkar dan sekarang wajahmu sakit.
Terkunci di surga buatan namun dengan warna Hades.
Meskipun segala sesuatunya berubah, aku masih merasakan hal yang sama, karena rasa sakitnya abadi, rasa sakitnya memudar di luar tetapi tetap di dalam.
Kamu itu seperti pasir, kamu lepas dari tanganku dan semakin aku memelukmu semakin erat kamu semakin terlepas.
Dan apakah aku di neraka atau di kamar hotel, di mana pun kamu berada aku mencarimu, aku menemukanmu dan kemudian aku tersesat di mata kuningmu.
Cahaya yang tetap ada meski matahari terbenam di sela-sela bibirmu.
Hanya mereka yang pernah terbakar seperti kita berdua yang akan mendapati dirinya berada di lautan seperti damar.
Cahaya yang tetap ada meski ada badai di sela-sela bibirmu.
Hanya mereka yang pernah terbakar seperti kita berdua yang akan mendapati dirinya berada di lautan seperti damar.
Amber.
Amber.