Lagu lain dari Sebastian Yatra
Lagu lain dari Gus
Deskripsi
Produser, Vokalis: Sebastián Yatra
Programmer, Vokalis, Recordingarranger : Gus
Produser, Insinyur Rekaman: Gustavo Ortega Urdaneta
Produser, Insinyur Rekaman: Juan Ariza
Insinyur Pencampur: Jesse Ray Ernster
Pencampuran Insinyur Kedua: Jackson Haile
Insinyur Utama: Tom Norris
A&R: Aldo Gonzalez
Koordinator Aand R: Santiago Acebal
Aand Radministrator: Rodolfo Ramos
Penulis Lirik Komposer: Sebastián Obando Giraldo
Penulis Lirik Komposer: Gustavo Enrique Ortega Urdaneta
Penulis Lirik Komposer: Carlota García de Madariaga Orejo
Penulis Lirik Komposer: Jesus Ablan
Lirik dan terjemahan
Asli
Anoche bebí y me acordé de ti, y de cuando me hablabas de ir a
París.
Y hace tiempo que no me sentía así.
Manos necias, tu nombre en el buscador y una herida que me arde si le echo alcohol. Pasó el tiempo, pero no cerró.
Y ya no sé por qué me fui, me quedo solo aquí en
París y todo me recuerda a ti. Je suis désolé desde París.
Y ya no sé por qué me fui, me quedo solo aquí en París y todo me recuerda a ti.
Je suis désolé desde -París. -Todo se acabó, pero no acabó.
Todo se acabó, pero ni empezó. Tú eres una más, me lo digo yo.
Es lo que me digo cuando encuentro a alguien que me atraviesa, me divide y doma la cabeza.
Y la historia de siempre regresa, que me amas, pero eso le pesa.
Y entonces peleamos, porque a mí también me pasa que la quiero, pero es que no quiero perder este vuelo, llegar a
París, vivir y perder la cabeza.
Esa es mi naturaleza, controlarme da pereza, controlarte da -pobreza.
-Y ya no sé por qué me fui, me quedo solo aquí en París y todo me recuerda a ti. Je suis désolé desde París.
Quizás solamente ti lo defiende, no era el momento, duele perderte.
Qué mala suerte, fuimos todo, pero nada en el -presente, solo a veces.
-Que ya no sé por qué me fui, me quedo solo aquí en París y todo me recuerda a ti. Je suis désolé desde París.
Y ya no sé por qué me fui, me quedo solo aquí en
París y todo me recuerda a ti.
Je -suis désolé desde París.
-Desde París, desde París, desde París, desde París, desde París, desde París, desde
París, desde París, desde
París.
Terjemahan bahasa Indonesia
Tadi malam aku minum dan aku ingat kamu, dan ketika kamu berbicara kepadaku tentang pergi ke sana
Paris.
Dan sudah lama sekali aku tidak merasakan hal seperti ini.
Tangan bodoh, namamu di mesin pencari dan luka yang membakar jika aku menaruh alkohol di atasnya. Waktu berlalu, tapi belum berakhir.
Dan aku tidak tahu kenapa aku pergi, aku ditinggal sendirian di sini
Paris dan semuanya mengingatkanku padamu. Je suis désolé dari Paris.
Dan aku tidak tahu kenapa aku pergi lagi, aku ditinggal sendirian di sini di Paris dan semuanya mengingatkanku padamu.
Je suis désolé dari -Paris. -Semuanya sudah berakhir, tapi ini belum berakhir.
Semuanya sudah berakhir, tapi belum dimulai. Kamu satu lagi, kataku pada diri sendiri.
Itu yang kukatakan pada diriku sendiri ketika aku menemukan seseorang yang melintasiku, memecah belahku, dan menjinakkan kepalaku.
Dan cerita yang biasa muncul kembali, bahwa kamu mencintaiku, tapi itu membebani dia.
Lalu kami bertengkar, karena kebetulan aku juga mencintainya, tapi aku tidak ingin ketinggalan pesawat ini, pergilah ke sana.
Paris, hidup dan kehilangan akal sehatmu.
Itulah sifatku, mengendalikan diri menimbulkan kemalasan, mengendalikan diri menimbulkan kemiskinan.
-Dan aku tidak tahu kenapa aku pergi, aku ditinggalkan sendirian di sini di Paris dan semuanya mengingatkanku padamu. Je suis désolé dari Paris.
Mungkin hanya kamu yang membelanya, belum saatnya, sedih rasanya kehilanganmu.
Sungguh sial, kita adalah segalanya, tapi tidak ada apa-apa di masa sekarang, hanya kadang-kadang.
-Aku tidak tahu kenapa aku pergi lagi, aku ditinggalkan sendirian di sini di Paris dan semuanya mengingatkanku padamu. Je suis désolé dari Paris.
Dan aku tidak tahu kenapa aku pergi, aku ditinggal sendirian di sini
Paris dan semuanya mengingatkanku padamu.
Je -suis désolé dari Paris.
-Dari Paris, dari Paris, dari Paris, dari Paris, dari Paris, dari Paris, dari
Paris, dari Paris, dari
Paris.