Lagu lain dari Petit
Lagu lain dari Mimì
Deskripsi
Vokal: Mimì
Insinyur Menguasai: Gorbaciof
Insinyur Pencampur: Gorbaciof
Produser: Gorbaciof
Pemrogram: Gorbaciof
Vokal: Kecil
Produser: Sciabba
Pemrogram: Sciabba
Komposer, Penulis Lirik: Manuel Finotti
Komposer, Penulis Lirik: Mimì Caruso
Komposer, Penulis Lirik: Salvatore Giovanni Sciabbarrasi
Komposer, Penulis Lirik: Salvatore Moccia
Lirik dan terjemahan
Asli
Perdonami se sono andato via di casa. Perdonami, scusa, ho fatto una stronzata.
Almeno guardami.
Se delle volte ti sembro un estraneo, non vuol dire che poi non ti -amo. Sì, lo so che non sei stupida.
-Perdonami se sono andata via dal letto senza dirtelo. Mille sguardi senza comprensione.
Avanti giudica, le lancette vanno avanti e noi fermi come foto Polaroid, per -capire se è finito o no. . .
-Ricordi noi due dentro un bar a bere come due rockstar, con dei pensieri in meno.
Ci bastava ridere, ma poi che ci è successo?
Ma guarda cosa ci ha fatto l'amore, ha messo il cielo dentro il mio universo.
E forse è tutta colpa delle favole, ma non è vero che amare non ha senso.
Ma dimmi, dimmi tutte quelle cose, cucinare insieme, le domeniche a cantare.
Dove sono finite?
Per me sei mille -vite, adesso, adesso!
-Fammi riscoprire qual è la parte buona di me.
Dammi cento baci e poi altri mille, anche se non lo so se finirà, ti direi una bugia: rimani ancora un'altra notte poi. . .
Tu ricordi noi due dentro un bar a bere come due rockstar, con dei pensieri in meno.
Ci bastava ridere, ma poi che ci è successo?
Ma guarda cosa ci ha fatto l'amore, ha messo il cielo dentro il mio universo.
E forse è tutta colpa delle favole, ma non è vero che amare non ha senso.
Ma dimmi, dimmi tutte quelle cose, cucinare insieme, le domeniche a cantare.
Dove sono finite?
Per me sei mille vite, adesso, adesso!
Amore, ci siamo persi dentro l'universo. Ti ho chiesto scusa e tu mi hai detto: "Vattene".
Ma non è vero che amare non ha senso. Adesso, adesso, adesso.
Adesso, adesso, adesso, adesso.
Perdonami, tu perdonami.
Terjemahan bahasa Indonesia
Maafkan saya jika saya meninggalkan rumah. Maafkan aku, maaf, aku mengacau.
Setidaknya lihat aku.
Jika terkadang aku terlihat seperti orang asing di matamu, bukan berarti aku tidak mencintaimu. Ya, aku tahu kamu tidak bodoh.
-Maafkan aku jika aku meninggalkan tempat tidur tanpa memberitahumu. Seribu tatapan tanpa pengertian.
Nilailah ke depan, tangan bergerak ke depan dan kita berdiri diam seperti foto Polaroid, untuk memahami apakah sudah selesai atau belum. . .
-Anda ingat kami berdua di bar minum seperti dua bintang rock, tanpa terlalu khawatir.
Kami hanya tertawa saja, tapi lalu apa yang terjadi pada kami?
Tapi lihat apa yang telah dilakukan cinta pada kita, ia telah menempatkan langit di dalam alam semestaku.
Dan mungkin itu semua kesalahan dongeng, tapi tidak benar kalau mencintai itu tidak masuk akal.
Tapi ceritakan padaku, ceritakan semua hal itu, memasak bersama, bernyanyi di hari Minggu.
Kemana mereka pergi?
Bagiku kamu adalah seribu nyawa, sekarang, sekarang!
-Biarkan saya menemukan kembali apa bagian baik dari diri saya.
Beri aku seratus ciuman dan kemudian seribu ciuman lagi, bahkan jika aku tidak tahu apakah itu akan berakhir, aku akan berbohong padamu: menginaplah satu malam lagi. . .
Anda ingat kami berdua di bar minum seperti dua bintang rock, dengan lebih sedikit kekhawatiran.
Kami hanya tertawa saja, tapi lalu apa yang terjadi pada kami?
Tapi lihat apa yang telah dilakukan cinta pada kita, ia telah menempatkan langit di dalam alam semestaku.
Dan mungkin itu semua kesalahan dongeng, tapi tidak benar kalau mencintai itu tidak masuk akal.
Tapi ceritakan padaku, ceritakan semua hal itu, memasak bersama, bernyanyi di hari Minggu.
Kemana mereka pergi?
Bagiku kamu adalah seribu nyawa, sekarang, sekarang!
Sayang, kita tersesat di alam semesta. Saya meminta maaf kepada Anda dan Anda berkata, "Pergi."
Namun tidak benar bahwa mencintai itu tidak masuk akal. Sekarang, sekarang, sekarang.
Sekarang, sekarang, sekarang, sekarang.
Maafkan aku, maafkan aku.