Lagu lain dari Matt Hansen
Deskripsi
Produser: Colin&Alex
Penulis: Matt Hansen
Penulis: Cate Downey
Penulis: Roland Spreckley
Penulis: Colin Foote
Penulis: Alex Borel
Lirik dan terjemahan
Asli
Like an itch that I can't scratch on the center of my back.
I ignore it, but it only makes it grow.
There's a universe of feelings that I think we used to have.
Now I wonder if it was ever there at all.
Some nights I wish you'd slam that door, say you don't love me anymore. But it never cuts that clean.
We're somewhere in between.
Some nights I wish you'd start that fight that makes us finally say goodbye. But it never cuts that clean.
We're somewhere in between.
Darling, know that I don't hate you, I just hate what we've become.
Same old story, same old look upon your face.
We were fire, we were blinding, now we're only smoke and dust.
Now "I love you"'s just a thing we're supposed to say. Oh.
Some nights I wish you'd slam that door, say you don't love me anymore. But it never cuts that clean.
We're somewhere in between.
Some nights I wish you'd start that fight that makes us finally say goodbye. But it never cuts that clean.
We're somewhere in between.
Oh, sometimes I wish you'd slam that door, say you don't love me anymore. But it never cuts that clean.
We're somewhere in between.
Some nights I wish you'd start that fight that makes us finally say goodbye. But it never cuts that clean.
We're somewhere in between.
We're somewhere in between.
Terjemahan bahasa Indonesia
Seperti rasa gatal yang tidak bisa saya garuk di bagian tengah punggung saya.
Saya mengabaikannya, tapi itu hanya membuatnya tumbuh.
Ada banyak sekali perasaan yang menurut saya pernah kita miliki.
Sekarang saya bertanya-tanya apakah benda itu pernah ada di sana.
Suatu malam aku berharap kamu membanting pintu itu, mengatakan kamu tidak mencintaiku lagi. Tapi itu tidak pernah sebersih itu.
Kami berada di antara keduanya.
Suatu malam aku berharap kamu memulai pertarungan yang membuat kita akhirnya mengucapkan selamat tinggal. Tapi itu tidak pernah sebersih itu.
Kami berada di antara keduanya.
Sayang, ketahuilah bahwa aku tidak membencimu, aku hanya benci kita menjadi apa.
Cerita lama yang sama, raut wajahmu yang sama.
Dulunya api, dahulu membutakan, kini hanya tinggal asap dan debu.
Sekarang, "Aku cinta kamu" hanyalah satu hal yang seharusnya kita katakan. Oh.
Suatu malam aku berharap kamu membanting pintu itu, mengatakan kamu tidak mencintaiku lagi. Tapi itu tidak pernah sebersih itu.
Kami berada di antara keduanya.
Suatu malam aku berharap kamu memulai pertarungan yang membuat kita akhirnya mengucapkan selamat tinggal. Tapi itu tidak pernah sebersih itu.
Kami berada di antara keduanya.
Oh, terkadang aku berharap kamu membanting pintu itu, mengatakan kamu tidak mencintaiku lagi. Tapi itu tidak pernah sebersih itu.
Kami berada di antara keduanya.
Suatu malam aku berharap kamu memulai pertarungan yang membuat kita akhirnya mengucapkan selamat tinggal. Tapi itu tidak pernah sebersih itu.
Kami berada di antara keduanya.
Kami berada di antara keduanya.