Lagu lain dari Clueso
Deskripsi
Keyboard, Vokal Latar Belakang, Pemain Terkait, Gitar, Synthesizer, Programmer, Vokal, Produser, Penulis Lirik, Komposer: Clueso
Drum: Tim Neuhaus
Perkusi, Insinyur Rekaman: Alex Höffken
Bass: Chris Rodriguez
Produser, Programmer, Keyboard, Synthesizer, Insinyur Perekaman: Daniel Flamm
Insinyur Perekaman, Synthesizer, Keyboard, Programmer, Produser: Johannes Herbst
Gitar: Bertram Burkert
Penulis lirik: Max Lessmann
Insinyur Pencampur: Ralf Christian Mayer
Insinyur Utama: Robin Schmidt
Lirik dan terjemahan
Asli
Das ganze Bett ist voller Fast-Food-Kartons,
Kippe glüht wie ein Komet.
Und ich schnipps die auch geraucht vom Balkon, frag nicht, was mir fehlt.
Oh, immer wenn du nicht da bist, bin ich am Arsch, ich ertrag's nicht, warum?
Und ich hoffe, du ahnst nichts, weil du denkst, dass ich stark bin, bleib ich lieber stumm. Bleib ich lieber stumm.
Keine Farbe im Gesicht, schlaff im Stehen, Hunger, doch kein
Appetit.
Ist schon ironisch, will dich so gerne sehen, nur nicht, dass du mich so siehst.
Oh, immer wenn du nicht da bist, bin ich am Arsch, ich ertrag's nicht, warum?
Und ich hoffe, du ahnst nichts, weil du denkst, dass ich stark bin, bleib ich lieber stumm.
Immer wenn du nicht da bist, wird es am Tag düster, Tag geht nicht rum.
Und ich hoffe, du ahnst nichts, weil du denkst, dass ich stark bin, bleib ich lieber stumm. Bleib ich lieber stumm.
Und ich lieg nachts wach in meinem Bett, krieg Gedanken an dich nicht weg.
Es ist hell, erst dann schlaf ich ein.
Terjemahan bahasa Indonesia
Seluruh tempat tidur penuh dengan kotak makanan cepat saji,
Kippe bersinar seperti komet.
Dan aku menjentikkan yang berasap dari balkon, jangan tanya ada apa denganku.
Oh, setiap kali kamu tidak ada, aku kacau, aku tidak tahan, kenapa?
Dan aku harap kamu tidak curiga, karena kamu pikir aku kuat, aku lebih memilih diam. Aku lebih memilih diam.
Wajahnya tidak pucat, lemas saat berdiri, lapar, tapi tidak
nafsu makan.
Ironis sekali, aku sangat ingin bertemu denganmu, tapi aku tidak ingin kamu melihatku seperti itu.
Oh, setiap kali kamu tidak ada, aku kacau, aku tidak tahan, kenapa?
Dan aku harap kamu tidak curiga, karena kamu pikir aku kuat, aku lebih memilih diam.
Kapan pun Anda tidak di sana, hari semakin gelap, hari tak kunjung berlalu.
Dan aku harap kamu tidak curiga, karena kamu pikir aku kuat, aku lebih memilih diam. Aku lebih memilih diam.
Dan aku terbangun di tempat tidurku pada malam hari, aku tidak bisa menghilangkan pikiran tentangmu.
Ringan, barulah aku tertidur.