Lagu lain dari Ahmet Hatipoğlu
Deskripsi
Produser: Abdullah Ozdoğan
Insinyur Suara: Mehmet Küçülmez
Komposer: Ahmet Hatipoğlu
Penulis Lirik: Ahmet Hatipoğlu
Arranger: Burak Önkol
Lirik dan terjemahan
Asli
Bir resmin var duvarda ama ne zaman güleceksin?
Umudumda var hâlâ, gittiğin gibi döneceksin.
Yalnız gezer durursun, yolunu kaybedeceksin.
Peki ne zaman anılarına gül vereceksin?
Ama ne zaman inadına dur diyeceksin?
Ben bekliyor olsam da hevesim bitmeyecek mi?
Sevdiğin mevsim sence yaprak döküp gitmeyecek mi?
Son sözlerin arkamdan gelip de geçmeyecek mi?
Peki o zaman hayat da devam edecek mi?
Senden önceki gibi zor gelecek mi?
Bu gidişin rüya olsa, rüya olsa. . .
Yarınım yok senden sonra, senden sonra.
Nâriç çekişim kalbin olsa, kalbin olsa. . .
Ben böyle bitmişim senden sonra, senden sonra.
Bir resmin var duvarda ama ne zaman güleceksin?
Umudumda var hâlâ, gittiğin gibi döneceksin.
Yalnız gezer durursun, yolunu kaybedeceksin.
Peki ne zaman anılarına gül vereceksin?
Ama ne zaman inadına dur diyeceksin?
Ben bekliyor olsam da hevesim bitmeyecek mi? Sevdiğin mevsim sence yaprak döküp gitmeyecek mi?
Son sözlerin arkamdan gelip de geçmeyecek mi?
Peki o zaman hayat da devam edecek mi?
Senden önceki gibi zor gelecek mi?
Bu gidişin rüya olsa, rüya olsa. . .
Yarınım yok senden sonra, senden sonra.
Nâriç çekişim kalbin olsa, kalbin olsa. . .
Ben böyle bitmişim senden sonra, senden -sonra.
-Rüya olsa, rüya olsa. . .
Yarınım yok senden sonra, senden sonra.
Terjemahan bahasa Indonesia
Anda memiliki gambar di dinding, tapi kapan Anda akan tertawa?
Aku masih punya harapan, kamu akan kembali dengan cara yang sama seperti saat kamu pergi.
Jika Anda berkeliaran sendirian, Anda akan tersesat.
Jadi kapan Anda akan memberikan mawar untuk kenangan mereka?
Tapi kapan kamu akan berhenti bersikap keras kepala?
Meski aku menunggu, bukankah semangatku akan memudar?
Apakah menurut Anda musim yang Anda sukai akan menggugurkan daunnya?
Bukankah kata-kata terakhirmu akan datang setelah aku?
Lalu apakah kehidupan akan terus berlanjut?
Apakah akan sulit seperti sebelumnya?
Andai saja perjalanan ini adalah mimpi, andai saja ini hanya mimpi. . .
Aku tidak punya hari esok setelahmu, setelahmu.
Andai saja perjuangan lembutku menjadi hatimu, andai saja kamu punya hati. . .
Beginilah akhirku setelahmu, setelahmu.
Anda memiliki gambar di dinding, tapi kapan Anda akan tertawa?
Aku masih punya harapan, kamu akan kembali dengan cara yang sama seperti saat kamu pergi.
Jika Anda berkeliaran sendirian, Anda akan tersesat.
Jadi kapan Anda akan memberikan mawar untuk kenangan mereka?
Tapi kapan kamu akan berhenti bersikap keras kepala?
Meski aku menunggu, bukankah semangatku akan memudar? Apakah menurut Anda musim yang Anda sukai akan menggugurkan daunnya?
Bukankah kata-kata terakhirmu akan datang setelah aku?
Lalu apakah kehidupan akan terus berlanjut?
Apakah akan sulit seperti sebelumnya?
Andai saja perjalanan ini adalah mimpi, andai saja ini hanya mimpi. . .
Aku tidak punya hari esok setelahmu, setelahmu.
Andai saja perjuangan lembutku menjadi hatimu, andai saja kamu punya hati. . .
Beginilah akhirku setelahmu, setelahmu.
-Jika itu mimpi, jika itu mimpi. . .
Aku tidak punya hari esok setelahmu, setelahmu.