Lagu lain dari Joana Santos
Lirik dan terjemahan
Asli
¿Qué te digo si un día decidí volver?
Mi corazón que estaba roto, volviste a herirlo. Hay cosas que yo había echado ya al olvido.
Y ahora las puertas me las he encontrado abiertas.
Mi vida me dijo que era de día y de noche.
Que estaba escrito de día y de noche.
Que había historias sobre fuego, escrito apagarlo. Ya estamos curados de espanto.
Y aunque no somos dos santos, solo Dios tiene derecho pa' juzgarnos.
Este amor en llamas quema por dentro, pero no mata.
Cuando me miras, tú te delatas. Nos prometimos no quitarnos la mirada.
Amor en llamas quema por dentro, pero no mata. Cuando te miro, mis ojos te hablan.
Vuelves a ponerle alas a mi corazón, a mi corazón, a mi corazón.
Vuelves a ponerle alas a mi corazón, a mi corazón, a mi corazón, a mi corazón.
A Dios yo le pido suerte, le pido que me aguante, que no me suelte.
Lo que no nos mató nos hizo más fuertes, que no tenemos miedo a la misma muerte.
Tú eres mi sol y yo tu sol. Solo tú eras mi amor desde pequeña.
Quédate a mi lado, amor, que la vida corre. Que veo que mi alma y tú eres mi destino.
Yo no esperaba que llegara, tú no esperabas mi llamada.
Amor en llamas que quema, pero no mata. Ya estamos curados de espanto.
Y aunque no somos dos santos, solo Dios tiene derecho pa' juzgarnos.
Este amor en llamas quema por dentro, pero no mata.
Cuando me miras, tú te delatas. Nos prometimos no quitarnos la mirada.
Amor en llamas quema por dentro, pero no mata. Cuando te miro, mis ojos te hablan.
Vuelves a ponerle alas a mi corazón, a mi corazón, a mi corazón.
Vuelves a ponerle alas a mi corazón, a mi corazón, a mi corazón, a mi corazón.
Terjemahan bahasa Indonesia
Apa yang harus kukatakan padamu jika suatu hari aku memutuskan untuk kembali?
Hatiku yang hancur, kamu menyakitinya lagi. Ada hal-hal yang sudah saya lupakan.
Dan sekarang saya telah menemukan pintunya terbuka.
Hidupku memberitahuku bahwa itu siang dan malam.
Yang ditulis siang dan malam.
Bahwa ada cerita tentang api, yang ditulis untuk memadamkannya. Kami sudah sembuh dari rasa takut.
Dan meskipun kita bukan dua orang suci, hanya Tuhan yang berhak menghakimi kita.
Cinta yang menyala-nyala ini membara di dalam, namun tidak mematikan.
Saat Anda melihat saya, Anda menyerahkan diri Anda. Kami berjanji untuk tidak mengalihkan pandangan satu sama lain.
Cinta yang membara membara di dalam, tapi tidak membunuh. Saat aku melihatmu, mataku berbicara kepadamu.
Kau kembali menaruh sayap di hatiku, di hatiku, di hatiku.
Kau kembali menaruh sayap di hatiku, di hatiku, di hatiku, di hatiku.
Aku mohon rejeki pada Tuhan, aku mohon padanya untuk tetap menjagaku, bukan membiarkanku pergi.
Apa yang tidak membunuh kita membuat kita lebih kuat, sehingga kita tidak takut akan kematian itu sendiri.
Kamu adalah matahariku dan aku adalah mataharimu. Hanya kamu yang menjadi cintaku sejak aku masih kecil.
Tetaplah di sisiku, sayang, hidup terus berjalan. Aku melihat bahwa jiwaku dan kamu adalah takdirku.
Saya tidak mengharapkannya tiba, Anda tidak mengharapkan telepon saya.
Cinta menyala-nyala yang membakar, namun tidak membunuh. Kami sudah sembuh dari rasa takut.
Dan meskipun kita bukan dua orang suci, hanya Tuhan yang berhak menghakimi kita.
Cinta yang menyala-nyala ini membara di dalam, namun tidak mematikan.
Saat Anda melihat saya, Anda menyerahkan diri Anda. Kami berjanji untuk tidak mengalihkan pandangan satu sama lain.
Cinta yang membara membara di dalam, tapi tidak membunuh. Saat aku melihatmu, mataku berbicara kepadamu.
Kau kembali menaruh sayap di hatiku, di hatiku, di hatiku.
Kau kembali menaruh sayap di hatiku, di hatiku, di hatiku, di hatiku.