Lagu lain dari Canfeza
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer: Orhan Gül
Musisi Utama: Canfeza
Insinyur Pencampur: Buğra Kunt
Insinyur Master: Buğra Kunt
Insinyur Perekaman: İlker Adlığ
Insinyur: Cömert
Desainer Sampul: Dilazad
Lirik dan terjemahan
Asli
Yokluğuna rehin verdiğim geceler katil. Ruhu yok bir süredir işlemiyor saatim.
Sensiz yaşam haksızlık da ölüm adil.
Gönlümü sevmekten yok ki empati. Sana şarkılar yazdığım bu defterler adi.
Şiirlerimin kalitesiydi zaten benim vaadim.
Seninle gitti her şey ne varsa sana tabi. Gittiğin günden beri takvimim miladi.
Yoktu gelmen için hiçbir mani.
Kaçırmamıştım bir gün bile içtimanı. Gülüşlerine şahit olan tüm canlılar fani.
Bir ölümsüzlük öyküsü yazmasa mıydık yani?
İki yabancıya dönüştük bir anda ani.
Bir anda değişti bütün ilmihalim. Dilimle bütünleşti o serseri mani.
Yok ettin seni getiren o zor ihtimali. Gelemem yeniden yamacına ben.
Gelirsem varamam amacıma hem.
Arasan da beni gelemem yeniden yamacına ben.
Gelirsem varamam amacıma hem yeniden.
Gülüşlerine kurban ettiğim satırlar safi. Akılda kalmasın bir sen hatırla kafi.
Senden parçalar taşır her cümlesi, harfi. Seni tanımlar tek başına bir kelime dahi.
Bakışlarını kaçırdığın uzak diyarlar dahi. Seninle temas etmiş tüm güzellikler sahi.
Keşfetmeni bekler türlü nahiyeler bakir.
Tükenene kadar saniyeler ta ki. Umutlarını sakladığın sandıktaki pulum.
Tedavülden kalktım henüz söylerken bunu. Ayakların deryada yorulmadan gezer durur.
Bana dokunmaz ezerken milyon tane kumu.
Neşeni saçtığın o yaz gününde bir yer.
O yerden bana getirdi mis kokunu bir yel.
Seni görünce tabiat en şık elbisesini giyer. O yerden bana uzattı hatıranı bir el.
Gelemem yeniden yamacına ben.
Gelirsem varamam amacıma hem.
Arasan da beni gelemem yeniden yamacına ben.
Gelirsem varamam amacıma hem yeniden.
Terjemahan bahasa Indonesia
Malam-malam dimana aku berjanji atas ketidakhadiranmu adalah malam yang mematikan. Jam tangan saya tidak ada jiwanya, sudah lama tidak berfungsi.
Hidup tanpamu tidak adil, tapi kematian itu adil.
Tidak ada empati yang lebih besar daripada mencintai hatiku. Buku catatan tempat saya menulis lagu untuk Anda ini biasa saja.
Kualitas puisiku adalah janjiku.
Semuanya berjalan sesuai keinginan Anda, apa pun itu terserah Anda. Kalender saya adalah kalender Gregorian sejak hari Anda pergi.
Tidak ada halangan bagi Anda untuk datang.
Saya tidak melewatkan satu hari pun untuk minum. Semua makhluk hidup yang menyaksikan tawa mereka adalah makhluk fana.
Bukankah kita seharusnya menulis kisah keabadian?
Kami tiba-tiba menjadi dua orang asing.
Seluruh katekismus saya berubah dalam sekejap. Punk mania itu menyatu dengan lidahku.
Anda menghancurkan kemungkinan sulit yang membawa Anda. Aku tidak bisa datang ke sisimu lagi.
Jika saya datang, saya tidak akan dapat mencapai tujuan saya.
Bahkan jika kamu meneleponku, aku tidak bisa datang ke sisimu lagi.
Jika saya datang, saya tidak akan dapat mencapai tujuan saya lagi.
Garis yang kukorbankan demi senyumanmu adalah murni. Jangan lupa, ingat saja itu sudah cukup.
Setiap kalimat dan huruf membawa potongan-potongan dirimu. Satu kata saja yang mendefinisikan Anda.
Bahkan negeri yang jauh dari mana kamu mengalihkan pandanganmu. Semua keindahan yang pernah bersentuhan denganmu adalah nyata.
Berbagai kota yang belum terjamah menanti untuk Anda jelajahi.
Detik sampai habis. Akulah capku di dada tempat kau menyimpan harapanmu.
Itu baru saja keluar dari peredaran ketika saya mengatakan ini. Kakimu mengarungi lautan tanpa merasa lelah.
Itu tidak akan menyentuhku saat menghancurkan jutaan butir pasir.
Di suatu tempat di hari musim panas saat Anda menyebarkan kegembiraan Anda.
Angin membawa aroma manismu kepadaku dari tempat itu.
Saat dia melihatmu, alam mengenakan gaunnya yang paling elegan. Sebuah tangan memberiku ingatanmu dari tempat itu.
Aku tidak bisa datang ke sisimu lagi.
Jika saya datang, saya tidak akan dapat mencapai tujuan saya.
Bahkan jika kamu meneleponku, aku tidak bisa datang ke sisimu lagi.
Jika saya datang, saya tidak akan dapat mencapai tujuan saya lagi.