Lagu lain dari Chus Santana
Deskripsi
Dirilis pada: 31-08-2018
Lirik dan terjemahan
Asli
Tengo en mi mano los sueños perdidos. En la mirada hay un fuego encendido.
He tropezado mil veces contigo. Me ha dado bueno, también hay castigo.
Pero no hay pena que me ate, ni cadena que me mande, que mi alma es libre y grande.
Que viva la vida, que suene el compás, que baile la pena y no vuelva más, que el tiempo me lleve volando a tu sueño y nunca despertar.
Que viva la vida, que suene el compás, que baile la pena y no vuelva más, que el tiempo me lleve volando a tu sueño y nunca despertar.
He visto el llanto mezclarse en la risa, he visto el alma curar las cenizas.
He caído y me he hecho más fuerte, pero desde lejos eso no puede verse.
Que los días vienen y van, pero el duende no se apaga.
Con la luna y mi guitarra yo he hecho a volar.
Que yo vivo a mi manera, que vivo mi vida, la vivo como quiera.
Que viva la vida, que suene el compás, que baile la pena y no vuelva más, que el tiempo me lleve volando a tu sueño y nunca despertar.
Que viva la vida, que suene el compás, que baile la pena y no vuelva más, que el tiempo me lleve volando a tu sueño y nunca despertar.
Que los días vienen y van, pero el duende no se apaga. Con la luna y mi guitarra yo he hecho a volar.
Que yo vivo a mi manera, que vivo mi vida, la vivo como quiera.
Que viva la vida, que suene el compás, que baile la pena y no vuelva más, que el tiempo me lleve volando a tu sueño y nunca despertar.
Que viva la vida, que suene el compás, que baile la pena y no vuelva más, que el tiempo me lleve volando a tu sueño y nunca despertar.
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya telah kehilangan mimpi di tangan saya. Ada api yang menyala di tampilan itu.
Aku telah tersandungmu ribuan kali. Dia memberiku kebaikan, ada juga hukuman.
Namun tak ada rasa sakit yang mengikatku, tak ada rantai yang memerintahku, jiwaku bebas dan hebat.
Semoga kehidupan tetap hidup, semoga irama terdengar, semoga kesedihan menari dan tak pernah kembali, semoga waktu membawaku terbang menuju mimpimu dan tak pernah terbangun.
Semoga kehidupan tetap hidup, semoga irama terdengar, semoga kesedihan menari dan tak pernah kembali, semoga waktu membawaku terbang menuju mimpimu dan tak pernah terbangun.
Aku melihat air mata bercampur tawa, aku melihat jiwa menyembuhkan abu.
Saya telah jatuh dan saya menjadi lebih kuat, tetapi dari jauh hal itu tidak terlihat.
Bahwa hari-hari datang dan pergi, tapi peri itu tidak keluar.
Dengan bulan dan gitarku, aku telah membuat diriku terbang.
Bahwa aku menjalani hidupku dengan caraku, aku menjalani hidupku, aku menjalaninya sesukaku.
Semoga kehidupan tetap hidup, semoga irama terdengar, semoga kesedihan menari dan tak pernah kembali, semoga waktu membawaku terbang menuju mimpimu dan tak pernah terbangun.
Semoga kehidupan tetap hidup, semoga irama terdengar, semoga kesedihan menari dan tak pernah kembali, semoga waktu membawaku terbang menuju mimpimu dan tak pernah terbangun.
Bahwa hari-hari datang dan pergi, tapi peri itu tidak keluar. Dengan bulan dan gitarku, aku telah membuat diriku terbang.
Bahwa aku menjalani hidupku dengan caraku, aku menjalani hidupku, aku menjalaninya sesukaku.
Semoga kehidupan tetap hidup, semoga irama terdengar, semoga kesedihan menari dan tak pernah kembali, semoga waktu membawaku terbang menuju mimpimu dan tak pernah terbangun.
Semoga kehidupan tetap hidup, semoga irama terdengar, semoga kesedihan menari dan tak pernah kembali, semoga waktu membawaku terbang menuju mimpimu dan tak pernah terbangun.