Lagu lain dari COLORS
Deskripsi
Produser: Manuel Alejandro Mendoza Cadena
Insinyur Perekaman: Paul Lorton
Insinyur Pencampur, Insinyur Mastering: Risto Pakkarainen
Komposer, Arranger, Penulis Lirik: Renata Estefanía Nieto Moreno
Komposer, Arranger: Manuel Alejandro Mendoza Cadena
Lirik dan terjemahan
Asli
Te tengo y no te tengo, yo no intento retenerte.
Me basta con mirarte y con saber que estás aquí.
Me parece mentira que la vida de repente quiso borrarlo todo y que pudimos resistir.
Mi amor, es tan absurdo el eco de la vida.
Y que pudiera yo encontrarte aquí, entre tormentas que se arremolinan, siempre hallo forma de volver a ti.
Mi flor infinita, pétalo de sal.
Brota en el cemento, vence el temporal.
Te tengo y no te tengo, yo no intento retenerte.
Te quedas porque quieres sin que tenga que pedir.
Y han pasado unos años y me asombro nuevamente de tu mirada clara y de tus ganas de vivir.
Mi amor, es tan absurdo el eco de la vida.
Y que pudiera yo encontrarte aquí, entre tormentas que se arremolinan, siempre hallo forma de volver a ti.
Mi flor infinita, pétalo de sal.
Brota en el cemento, vence el temporal.
Mi flor infinita, pétalo de sal.
Pasarán los años, no le temo al tiempo.
Juntos en el mundo, en incansable intento.
Como el primer día, como el primer beso, como ese verano y como en este invierno.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku memilikimu dan aku tidak memilikimu, aku tidak berusaha mempertahankanmu.
Cukup bagiku untuk melihatmu dan mengetahui bahwa kamu ada di sini.
Rasanya luar biasa bagi saya bahwa kehidupan tiba-tiba ingin menghapus segalanya dan kami mampu menolaknya.
Cintaku, gaung kehidupan sungguh tidak masuk akal.
Dan agar aku bisa menemukanmu di sini, di tengah badai yang berputar-putar, aku selalu menemukan cara untuk kembali padamu.
Bungaku yang tak terbatas, kelopak garam.
Tumbuh di semen, badai pun teratasi.
Aku memilikimu dan aku tidak memilikimu, aku tidak berusaha mempertahankanmu.
Kamu tinggal karena kamu mau tanpa harus meminta.
Dan beberapa tahun telah berlalu dan saya kagum lagi pada visi jelas Anda dan keinginan Anda untuk hidup.
Cintaku, gaung kehidupan sungguh tidak masuk akal.
Dan agar aku bisa menemukanmu di sini, di tengah badai yang berputar-putar, aku selalu menemukan cara untuk kembali padamu.
Bungaku yang tak terbatas, kelopak garam.
Tumbuh di semen, badai pun teratasi.
Bungaku yang tak terbatas, kelopak garam.
Tahun-tahun akan berlalu, saya tidak takut waktu.
Bersama di dunia, dalam upaya yang tak kenal lelah.
Seperti hari pertama, seperti ciuman pertama, seperti musim panas itu dan seperti musim dingin ini.