Lagu lain dari Florian Künstler
Deskripsi
Vokalis Latar Belakang, Produser, Komposer Penulis Lirik: Niko Faust
Penulis Lirik Komposer, Vokalis Latar Belakang, Produser, Insinyur Mixing: Alex Werth
Vokalis Latar Belakang, Komposer Penulis Lirik: Tamara Olorga
Penulis Lirik Komposer, Vokalis Latar Belakang, Vokalis: Florian Künstler
Insinyur Utama: Hans-Philipp Graf
Lirik dan terjemahan
Asli
Du warst doch grad noch vier, fünf Jahre alt.
Wir haben doch grad noch bunte Wolken an die Wand gemalt.
Du hast doch grad noch über beide Ohren gestrahlt, auf meinem Arm, mm.
Ich hab doch grad noch deine Schultüte gekauft.
Wir haben doch gerade noch zusammen am Garten Haus gebaut.
Du hast doch gerade erst gelernt, jemand taucht.
Jetzt schwimmst du ganz alleine raus.
Ey, wie groß du schon geworden bist.
In so 'nem kurzen Augenblick.
Komm ein letztes Mal auf meinen Arm.
Auch wenn's dir jetzt schon peinlich ist, hey, bitte tu mir den Gefallen.
Das Licht im Flur lass ich für dich an.
Damit, wenn du mal nach Hause kommen willst, du auch nach Hause finden kannst.
Du glaubst schon lang nicht mehr an Monster unterm Bett.
Doch manchmal wünsch ich mir, du sagst zu mir: "Machst du die bitte weg?
" Dann lese ich dir was vor und du schläfst ein in meinem Arm.
Manchmal weiß ich nicht, woher ich diese Kraft genommen hab, wenn das Chaos in deinem Zimmer wieder nicht auszuhalten war.
Doch ich hab Angst vor diesem Tag, da ziehst du aus und dann wird's still in diesem Haus.
Es ist schon irgendwie verrückt, wie schnell du groß geworden bist.
Komm ein letztes Mal auf meinen Arm.
Auch wenn's dir jetzt schon peinlich ist, hey, bitte tu mir den Gefallen.
Das Licht im Flur lass ich für dich an.
Damit, wenn du mal nach Hause kommen willst, du auch nach Hause finden kannst.
Damit, wenn du mal nach Hause kommen willst, du auch nach Hause finden kannst.
Terjemahan bahasa Indonesia
Anda baru berusia empat atau lima tahun.
Kami baru saja melukis awan berwarna-warni di dinding.
Kamu hanya berseri-seri di lenganku, mm.
Aku baru saja membeli tas sekolahmu.
Kami baru saja membangun rumah taman bersama.
Anda baru tahu, ada yang sedang menyelam.
Sekarang kamu berenang sendirian.
Hei, kamu sudah menjadi seberapa besar.
Dalam waktu sesingkat itu.
Cum di lenganku untuk terakhir kalinya.
Meski kamu sudah malu, hei, tolong bantu aku.
Aku akan membiarkan lampu di lorong menyala untukmu.
Sehingga ketika ingin pulang, kamu bisa menemukan jalan pulang.
Anda sudah lama tidak percaya pada monster di bawah tempat tidur.
Namun terkadang aku berharap kamu berkata kepadaku: "Maukah kamu menyingkirkan ini?
"Kalau begitu aku akan membacakan sesuatu untukmu dan kamu akan tertidur di pelukanku.
Terkadang aku tidak tahu dari mana aku mendapatkan kekuatan ini ketika kekacauan di kamarmu menjadi tak tertahankan.
Tapi aku takut hari ketika kamu pindah dan kemudian rumah ini akan sepi.
Sungguh gila betapa cepatnya Anda tumbuh dewasa.
Cum di lenganku untuk terakhir kalinya.
Meski kamu sudah malu, hei, tolong bantu aku.
Aku akan membiarkan lampu di lorong menyala untukmu.
Sehingga ketika ingin pulang, kamu bisa menemukan jalan pulang.
Sehingga ketika ingin pulang, kamu bisa menemukan jalan pulang.