Lagu lain dari Danny Ocean
Lagu lain dari Aitana
Deskripsi
Manajer A&R: Anna Corina Rivera
Tidak diketahui: Chalko
Tidak diketahui: Danny Ocean
Vokal: Danny Samudera
Produser: Daramola
Insinyur Master : Dro
Insinyur Pencampur : Dro
Arah A&R: Francisco Granados
Tidak diketahui: Jean Rodriguez
Komposer, Penulis Lirik: Abraham Olaleye
Komposer, Penulis Lirik: Aitana Ocaña Morales
Komposer, Penulis Lirik: Andrés Jael Correa Rios
Komposer, Penulis Lirik: Daniel Alejandro Morales
Komposer, Penulis Lirik: Manuel Lorente Freire
Lirik dan terjemahan
Asli
Oh, D. Onga, ah, ah, ay.
Yo quiero tus ojos, quiero tu sonrisa, llevarte a la playa, sacarte la visa y morderte el cuello , escondido en Ibiza, ah.
Du-dormirme en tus nalgas, bajito e' la palma, ahí te lo dejo, piénsalo con calma.
Quiero tus ojos, quiero tu sonrisa. En el sueño de anoche estábamos boca a boca.
Los dos bien locos después de una noche loca.
En el sueño de anoche nunca te quité la ropa, oh, oh. Porque presiento que en el sueño de hoy, en la noche nos toca.
Porque no paro de pensar en ti. Esa mirada la tengo en repeat.
Me encantaría decirte que te quiero para que se entere el mundo entero.
Así que ven, ven, ven, ven, ven.
No aguanto otra vez despertarme y que no estés conmigo, aquí a mi lado, porfa, te lo pido.
Dame la oportunidad.
De conectarme con tu cuerpo en otra realidad.
Dime si en algún momento tú y yo podríamos ser verdad.
Porfa, dame la oportunidad. Anda, mami, dame la oportunidad.
En el sueño de anoche estábamos boca a boca.
Besos bien locos después de una noche loca.
En el sueño de anoche nunca te quité la ropa, oh, oh.
Porque presiento que en el sueño de hoy, en la noche nos toca.
Oh, oh.
En la noche de hoy nos toca, toca, toca, toca.
Yo sé, bebé, yo sé que tú también quieres, oh, oh.
Yo quiero tus ojos, quiero tu sonrisa, llevarte a la playa, sacarte la visa y morderte el cuello.
Terjemahan bahasa Indonesia
Oh, D. Onga, ah, ah, aduh.
Aku ingin matamu, aku ingin senyummu, membawamu ke pantai, mengambil visamu dan menggigit lehermu, tersembunyi di Ibiza, ah.
Du-tertidur di pantatmu, rendah di telapak tangan, aku akan membiarkannya di sana, pikirkan dengan tenang.
Aku ingin matamu, aku ingin senyummu. Dalam mimpi tadi malam kami mulut ke mulut.
Keduanya gila setelah malam yang gila.
Dalam mimpi semalam aku tak pernah membuka bajumu, oh, oh. Karena aku merasa di mimpi hari ini, giliran kita di malam hari.
Karena aku tidak bisa berhenti memikirkanmu. Saya mengulangi tampilan itu.
Aku ingin memberitahumu bahwa aku mencintaimu sehingga seluruh dunia mengetahuinya.
Jadi ayo, ayo, ayo, ayo, ayo.
Aku tidak tahan bangun lagi dan kamu tidak bersamaku, di sini di sisiku, tolong, aku bertanya padamu.
Beri aku kesempatan.
Untuk terhubung dengan tubuh Anda di realitas lain.
Katakan padaku jika suatu saat kamu dan aku bisa jadi benar.
Tolong beri saya kesempatan. Ayolah, ibu, beri aku kesempatan.
Dalam mimpi tadi malam kami mulut ke mulut.
Ciuman gila setelah malam yang gila.
Dalam mimpi semalam aku tak pernah membuka bajumu, oh, oh.
Karena aku merasa di mimpi hari ini, giliran kita di malam hari.
Uh-oh.
Malam ini giliran kita, putar, putar, putar.
Aku tahu, sayang, aku tahu kamu juga menginginkannya, oh, oh.
Aku ingin matamu, aku ingin senyummu, membawamu ke pantai, mengambil visamu dan menggigit lehermu.