Lagu lain dari YOASOBI
Deskripsi
Produser: 山本秀哉
Penata: Ayase
Lirik dan terjemahan
Asli
夜は過ぎ、しんとした部屋でカーテン越しの 君を想う。
口にしたミルクティーの甘い熱 が体を巡った。
憧れに手を引かれるまま、 この街にたどり着いていた。 がらり変わった暮らし。
隣にはいつも君がいてくれた。
机の上 に二つの輪輪。 よつ葉にそっと指で触れた。
ま だ熱を持つこの頃のこと、一人思い返す。 いつしか芽吹いた。 どうしようもない想い。
止めら れない想い。 今日も君が好きでした。
今はまだどうにもなっていな い。 蕾さえつけていない。
ああ、まだ幼い願いだけど、君と出会 わなければきっと感じることない。
この痛みさえ愛しい。 今はまだ届かない想いよ。
春待つこの想いよ、いつしか 花咲きますように。
故郷を思い出せるようにと届いた桜の 花びら。
私は変わらずにいるよとお返し を探しに行ってた。
忙しく過ごす君はただ微 笑んで、隣にしゃがみ込む気がち。
でも見つからな かったね。 それでも嬉しかった。
ミ ルクティーはぬるくなった。
それでも冷めない、冷めないままだ。 あのね、ベイビー。
聞 かせて、ベイビー。 私は今、君の中にいますか? なんて。
ベ イビー。
君がくれたよつ葉にそっと唇を寄せた。 芽吹いたのはどうしようもない想い。
止められない 想い。 今日も君が好きでした。 今はまだどうにもなっていない。
蕾さえつけていない。 青い青い願いでも。
きっと想い悩みす れ違ったって、石になってぶつかったって、今日もずっと大好きでした。
今はま だどうにもなってなくたって、うまく伝えられなくたって、ああ、そんな日々さえ 愛しいんだよ。
もっとその手に触れたくて、もっとその目に触れたくて、思えば思うほど君が 好き だ。
さようならを迎える前に伝えたいけど、け ど今はまだ。
夜は過 ぎ、しんとした部屋でカーテン越しに君の 声。 明日はきっと今日よりももっと好きだよ。
お やすみ。
Terjemahan bahasa Indonesia
Saat malam berlalu, aku memikirkanmu melalui tirai di kamarku yang tenang.
Manisnya teh susu yang kucicipi menjalar ke seluruh tubuhku.
Aku telah tiba di kota ini, diliputi kerinduanku. Kehidupan yang benar-benar berbeda.
Kamu selalu berada di sampingku.
Ada dua cincin di meja. Dia dengan lembut menyentuh Yotsuha dengan jarinya.
Saya teringat kembali hari-hari ketika saya masih merasa demam. Sebelum saya menyadarinya, itu tumbuh. Saya merasa tidak berdaya.
Perasaan yang tidak bisa dihentikan. Aku juga mencintaimu hari ini.
Tidak ada yang bisa dilakukan mengenai hal itu sekarang. Bahkan tidak ada tunasnya.
Ah, itu masih keinginan muda, tapi jika aku tidak bertemu denganmu, aku yakin aku tidak akan merasakannya.
Bahkan rasa sakit ini sungguh menyenangkan. Perasaan yang belum aku capai.
Perasaan menunggu musim semi ini, aku berharap suatu hari nanti bunganya akan mekar.
Kelopak bunga sakura dikirimkan untuk mengingatkan saya pada kampung halaman saya.
Saya pergi mencari sesuatu sebagai balasannya, mengatakan bahwa saya akan tetap sama.
Saat sedang sibuk, kamu cenderung hanya tersenyum dan merosot di sampingnya.
Tapi saya tidak dapat menemukannya. Saya masih bahagia.
Teh susu menjadi suam-suam kuku.
Tetap saja, itu tidak mendingin, tidak mendingin. Kamu tahu, sayang.
Biarkan aku mendengarnya, sayang. Apakah aku ada di dalam dirimu sekarang? Apa?
Bayi.
Dengan lembut aku menempelkan bibirku pada daun yang kau berikan padaku. Yang muncul adalah perasaan putus asa.
Perasaan yang tidak bisa dihentikan. Aku juga mencintaimu hari ini. Belum ada yang bisa dilakukan mengenai hal itu.
Bahkan tidak ada tunasnya. Bahkan jika itu adalah harapan biru.
Meskipun pikiran dan kekhawatiran kami mungkin telah bersilangan, dan bahkan jika kami berubah menjadi batu dan bertabrakan, kami masih saling mencintai hingga saat ini.
Meski aku tak bisa menahannya sekarang, meski aku tak bisa mengekspresikan diriku dengan baik, aku tetap menyukai hari-hari itu.
Aku ingin lebih sering menyentuh tanganmu, aku ingin lebih sering menyentuh matamu, dan semakin aku memikirkannya, semakin aku mencintaimu.
Aku ingin memberitahumu sebelum kita mengucapkan selamat tinggal, tapi belum.
Saat malam berlalu, aku mendengar suaramu melalui tirai di ruangan yang sunyi. Aku yakin aku akan lebih mencintai hari esok daripada hari ini.
Selamat malam.