Lagu lain dari La Maravillosa Orquesta del Alcohol
Deskripsi
Vokalis, Komposer Penulis Lirik: Andrés Ferreiro Delgado
Vokalis: David Ruiz
Vokalis: La Maravillosa Orquesta del Alkohol
Penulis Lirik Komposer: Antón Vigara Sieiro
Produser: Sergio M. Puga
Insinyur Pencampur: Lucas Piedra Cueva
Insinyur Utama: Jacobo Naya
Insinyur Perekaman: Pancho Suárez de Lis
Insinyur Rekaman: Lucas Piedra Cueva
Lirik dan terjemahan
Asli
No quiero pensar qué fue lo que pasó.
No quiero pensar si soy cobarde o no lo soy.
No quiero pensar. . .
fui yo lo que pasó.
No quiero pensar quién fue el cobarde, si tú o yo.
Tengo intacta la locura del corazón.
¿Y si me atasco al ver que no soy yo?
Siempre aparezco de espaldas, no creo que lo entiendas, no quiero llamar la atención.
Siempre que busco aceptarlo, no sé cómo lo hago, ¿son cicatrices o el corazón?
No quiero pensar qué fue lo que pasó.
No quiero pensar quién fue cobarde, porque lo fui yo.
Tengo intacta la cordura en el cabezón.
¿Y si me atasco al ver que era yo?
Siempre aparezco de espaldas, no creo que lo entiendas, no quiero llamar la atención.
Siempre que busco aceptarlo, no sé cómo lo hago, ¿son cicatrices o el corazón?
Oh, -mi corazón. . .
-Oh, tu corazón. . .
Oh, -mi corazón. . .
-Oh, tu corazón. . .
Siempre aparezco de espaldas, no creo que lo entiendas, no quiero llamar la atención.
Siempre que busco aceptarlo, no sé cómo lo hago, ¿son cicatrices o el corazón?
Siempre aparezco de espaldas, no creo que lo entiendas, no quiero llamar la atención.
Siempre que busco aceptarlo, no sé cómo lo hago, ¿son cicatrices o el corazón?
Terjemahan bahasa Indonesia
Saya tidak ingin memikirkan apa yang terjadi.
Saya tidak ingin berpikir apakah saya pengecut atau tidak.
Saya tidak ingin berpikir. . .
Akulah yang terjadi.
Aku tidak mau memikirkan siapa pengecutnya, kamu atau aku.
Aku memiliki kegilaan hatiku yang utuh.
Bagaimana jika saya terjebak ketika saya melihat bahwa itu bukan saya?
Saya selalu tampil dengan punggung menghadap, saya rasa Anda tidak mengerti, saya tidak ingin menarik perhatian.
Setiap kali aku mencoba menerimanya, aku tidak tahu bagaimana aku melakukannya, apakah itu bekas luka atau hati?
Saya tidak ingin memikirkan apa yang terjadi.
Saya tidak ingin berpikir siapa yang pengecut, karena saya memang pengecut.
Kewarasanku masih utuh di kepalaku.
Bagaimana jika saya terjebak ketika saya melihat bahwa itu adalah saya?
Saya selalu tampil dengan punggung menghadap, saya rasa Anda tidak mengerti, saya tidak ingin menarik perhatian.
Setiap kali aku mencoba menerimanya, aku tidak tahu bagaimana aku melakukannya, apakah itu bekas luka atau hati?
Oh, -hatiku. . .
-Oh, hatimu. . .
Oh, -hatiku. . .
-Oh, hatimu. . .
Saya selalu tampil dengan punggung menghadap, saya rasa Anda tidak mengerti, saya tidak ingin menarik perhatian.
Setiap kali aku mencoba menerimanya, aku tidak tahu bagaimana aku melakukannya, apakah itu bekas luka atau hati?
Saya selalu tampil dengan punggung menghadap, saya rasa Anda tidak mengerti, saya tidak ingin menarik perhatian.
Setiap kali aku mencoba menerimanya, aku tidak tahu bagaimana aku melakukannya, apakah itu bekas luka atau hati?