Lagu lain dari Öykü Dörter
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer: Öykü Dörter
Penulis Lirik Komposer: Özgürcan Dursun
Produser Studio: ÖzgürCan
Produser Studio: BHAN
Lirik dan terjemahan
Asli
Kafamın içinden çıkamıyorum, hapsoldum.
Her gece bu yatakta kendime yeniliyorum da. Bir gölge gibi üşüşür üstüme tüm korkular.
Susturamam zihnimde çok acımasızlar.
Herkes bir adım ileride, ben yolu bile bilemezken o bir sırrın içinde, tek bana söylemezler.
Bir öfke alır götürür, nerede benim hayaller? Yeter, yeter!
Yeter, yeter.
Kaldım kendimle, değilerim kimseyle.
Savaşıyoruz bir kafeste, ölümüne bir hapiste. Elimi kolumu bağlar çözemediğim bağlaydan.
Kovuluyorum, boğuluyorum, bu sınavdan geçemiyorum.
Kendimi sevemiyorken ben nasıl beklerim birinin beni sevmesini? Anlasana!
Kalbimi açamazken ben nasıl çıkacak kalbim bu karanlıktan aydınlığa?
Anlasana, anlasana!
Anlasana, anlasana. Sus diyor kafamdaki ses, sen kendini yıpratma.
Onlar gibi olamazsın, hiç boşuna uğraşma.
Yeteneksiz, çirkinsin, sen kimseyi sevemezsin. Yeter, yeter! Yeter, yeter.
Kendimi sevemiyorken ben nasıl beklerim birinin beni sevmesini?
Anlasana!
Kalbimi açamazken ben nasıl çıkacak kalbim bu karanlıktan aydınlığa?
Kendimi sevemiyorken ben nasıl beklerim birinin beni sevmesini?
Anlasana!
Kalbimi açamazken ben nasıl çıkacak kalbim bu karanlıktan aydınlığa?
Anlasana, anlasana.
Anlasana, anlasana.
Dikeli dal, dikeli dal.
Anlasana ama anlasana. Dikeli dal, dikeli dal.
Anlasana ama anlasana.
Dikeli dal, dikeli dal. Anlasana, anlasana.
Dikeli dal, dikeli dal.
Anlasana, anlasana!
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku tidak bisa keluar dari kepalaku, aku terjebak.
Aku kehilangan diriku di tempat tidur ini setiap malam. Semua ketakutan memenuhiku seperti bayangan.
Saya tidak bisa membungkam mereka, mereka begitu kejam dalam pikiran saya.
Setiap orang selangkah lebih maju, sementara saya bahkan tidak tahu jalannya, dia berada dalam rahasia, mereka tidak mau memberi tahu saya.
Kemarahan merenggut, dimana mimpiku? Cukup, cukup!
Cukup, cukup.
Aku tinggal bersama diriku sendiri, bukan dengan siapa pun.
Kami bertarung di dalam sangkar, di penjara sampai mati. Tanganku terikat oleh sebuah ikatan yang tak dapat kulepaskan.
Saya dipecat, saya tenggelam, saya tidak bisa lulus ujian ini.
Bagaimana aku bisa mengharapkan seseorang untuk mencintaiku ketika aku tidak bisa mencintai diriku sendiri? Memahami!
Bagaimana hatiku bisa keluar dari kegelapan ini menuju terang jika aku tidak bisa membukanya?
Pahami, pahami!
Pahami, pahami. Suara di kepalaku berkata diam, jangan lelah.
Anda tidak bisa seperti mereka, jangan mencoba dengan sia-sia.
Anda tidak berbakat, jelek, Anda tidak bisa mencintai siapa pun. Cukup, cukup! Cukup, cukup.
Bagaimana aku bisa mengharapkan seseorang untuk mencintaiku ketika aku tidak bisa mencintai diriku sendiri?
Memahami!
Bagaimana hatiku bisa keluar dari kegelapan ini menuju terang jika aku tidak bisa membukanya?
Bagaimana aku bisa mengharapkan seseorang untuk mencintaiku ketika aku tidak bisa mencintai diriku sendiri?
Memahami!
Bagaimana hatiku bisa keluar dari kegelapan ini menuju terang jika aku tidak bisa membukanya?
Pahami, pahami.
Pahami, pahami.
Cabang berduri, cabang berduri.
Pahami saja, pahami. Cabang berduri, cabang berduri.
Pahami saja, pahami.
Cabang berduri, cabang berduri. Pahami, pahami.
Cabang berduri, cabang berduri.
Pahami, pahami!