Lagu lain dari Johannes Oerding
Lagu lain dari Sarah Connor
Deskripsi
Pelaku Terkait: Johannes Oerding, Sarah Connor
Penulis Lirik, Komposer, Pemain Terkait, Vokalis Utama, Produser: Johannes Oerding
Komposer, Gitar Akustik, Piano, Insinyur Rekaman, Produser, Penulis Lirik: Benni Dernhoff
Penulis Lirik, Pemain Terkait, Vokalis Utama: Sarah Connor
Drum: Simon Gattringer
Bass: Robin Engelhardt
Organ: Kai Lindner
Solois, Gitar Listrik: Moritz Stahl
Gitar Baja Pedal, Fluegelhorn: JB Meijers
Insinyur Rekaman, Viola, Biola: Stefan Pintev
Cello: Boris Matchin
Penata Pertunjukan, Pelaku Terkait: Peter Hinderthür
Insinyur Perekaman: Manfred Faust
Insinyur Pencampur: Michael Ilbert
Insinyur Utama: Hans-Philipp Graf
Lirik dan terjemahan
Asli
Aus einem kurzen langen Blick wurde "Hallo, wie geht's? "
Aus "Stört es dich, wenn ich mich setz?
" wurden vier Stunden reden.
Und es fängt grad so an wie 'n Märchen aus Hollywood.
-Will, dass die Szene hier bleibt. -Passt du da so gut rein?
Hast du noch ganz kurz Zeit? Ich will, dass wir ein
Leben lang, wenn du mich lässt.
Denn ich such' schon ein Leben lang nach all dem, was du bist.
-Ich will, dass wir ein Leben lang. . .
-Ey, bist du dabei?
-Durch alle Zeiten. -Die schweren und die leichten.
Komm, gib mir die Hand. Mhh.
Ein Leben lang. Mhh.
Aus "Die machen hier gleich zu", wurd" Wollen wir noch 'n Stückchen gehen?
Und aus 'nem schüchternen "Mach's gut! " wurd" Darf ich dich wiedersehen?
Alles fühlt sich grad an wie 'n Märchen aus
Hollywood.
-Unser eigener Film. -Bisschen Wiedersehen hilft.
Ich weiß genau, was ich will. Oh, ich will, dass wir ein
Leben lang, -wenn du mich lässt.
-Denn ich such' schon ein Leben lang nach all dem, was du bist. Oh. Ich will, dass wir ein
Leben lang. . . Ey, bist du dabei?
Durch alle Zeiten, die schweren und die leichten.
Komm, gib mir die Hand.
-Gib mir die Hand. -Ein Leben lang.
Oh-oh-oh-oh-oh-oh-oh.
-Durch alle Zeiten. -Die schweren und die leichten.
-Komm, gib mir die Hand. Oh ja. -Oh.
Ein Leben lang.
Ich will, dass wir ein Leben lang, -wenn du mich lässt. -Wenn du mich lässt.
Denn ich such' schon ein Leben lang nach all dem, was du bist.
Ich will, dass wir ein Leben -lang. . . Ey, bist du dabei? -Bist du dabei?
-Durch alle Zeiten. -Die schweren und die leichten.
-Komm, gib mir die Hand. -Gib mir die Hand.
Ein Leben lang.
Mhh.
Terjemahan bahasa Indonesia
Pandangan sekilas berubah menjadi "Halo, apa kabar?"
Dari "Apakah kamu keberatan jika aku duduk?
“Kami berbicara selama empat jam.
Dan itu dimulai seperti dongeng Hollywood.
-Ingin adegannya tetap di sini. -Apakah kamu cocok di sana?
Apakah kamu masih punya waktu sebentar? Saya ingin kita memilikinya
Seumur hidup jika kau mengizinkanku.
Karena aku telah mencari segalanya tentangmu sepanjang hidupku.
-Aku ingin kita bertahan seumur hidup. . .
-Hei, kamu di sana?
-Sepanjang waktu. -Yang berat dan yang ringan.
Ayo, ulurkan tanganmu. MM.
Seumur hidup. MM.
“Mereka akan segera tutup di sini” menjadi “Apakah kita ingin melangkah lebih jauh?
Dan karena malu-malu “Selamat tinggal!” "adalah" Bolehkah aku bertemu denganmu lagi?
Segalanya terasa seperti dongeng saat ini
Hollywood.
-Film kita sendiri. -Sedikit reuni membantu.
Saya tahu persis apa yang saya inginkan. Oh, aku ingin kita memilikinya
Seumur hidup, jika kamu mengizinkanku.
-Karena aku telah mencari segalanya tentang dirimu sepanjang hidupku. Oh. Saya ingin kita memilikinya
seumur hidup. . . Hei, apakah kamu di sana?
Melewati segala masa, sukar dan mudah.
Ayo, ulurkan tanganmu.
-Berikan tanganmu padaku. -Seumur hidup.
Oh-oh-oh-oh-oh-oh-oh.
-Sepanjang waktu. -Yang berat dan yang ringan.
-Ayo, jabat tanganku. Oh ya. -Oh.
Seumur hidup.
Aku ingin kita bersama seumur hidup, jika kamu mengizinkanku. -Jika kamu mengizinkanku.
Karena aku telah mencari segalanya tentangmu sepanjang hidupku.
Aku ingin kita bertahan seumur hidup. . . Hei, apakah kamu di sana? -Apakah kamu ikut?
-Sepanjang waktu. -Yang berat dan yang ringan.
-Ayo, jabat tanganku. -Berikan tanganmu padaku.
Seumur hidup.
MM.