Lagu lain dari Silvestre Dangond
Lagu lain dari Manuel Turizo
Deskripsi
Pemain Terkait: Silvestre Dangond & Manuel Turizo
Produser, Komposer, Pelaku Terkait, Penulis Lirik: Silvestre Dangond
Produser, Komposer, Gitar, Penulis Lirik, Produser Eksekutif, Insinyur Rekaman, Produser Studio Tambahan: Andrés Castro
Komposer, Pelaku Terkait, Penulis Lirik: Manuel Turizo
Bass: Breyner Gordillo
Akordeon: Ruben Lanao
Penulis Lirik, Komposer: Luís Miguel Gómez Castaño "Casta"
Komposer, Penulis Lirik: Maikel Rafael Rico Torres "Maisak"
Produser Studio Tambahan, Produser Eksekutif: Walter Kolm
Produser Eksekutif, Produser Studio Tambahan: Joaquin Rodriguez
Produser: Casta
Insinyur Perekaman: Shafik Palis Jr.
Insinyur Pencampur, Insinyur Mastering: Jaycen Joshua
Koordinator A&R: Gaby Vilar
Lirik dan terjemahan
Asli
-¡Ay, ombe! -Shalom, mi reina.
-Silvestre, mi hermano, sírvete otro. -¿Cómo dice?
Nos la pasamos diciendo que ya nos olvidamos, ay, y que gracias a Dios estás en buenas manos.
Yo también sueno raro al decir que por fin te he olvidado.
Si ayer en una parranda por poquito te llamo.
Estoy convencido que te debo olvidar, esta tusa no quiere acabar.
Ya no tengo lágrimas pa' llorar, yo no sé cómo te voy a olvidar.
¿Ay, pa' qué contestas el teléfono? Si sabes que yo tomo y te vuelvo a marcar.
El plan era que nunca más volviéramos, te escucho y es como volver a comenzar.
Tú y yo siempre rompemos el pacto, se nos olvida lo que posteamos.
Tú dices que me odias tanto, al final en silencio nos amamos.
Todos nos decíamos que esto no durara, se apaga el día, de la noche a la mañana.
Bebé, quiéreme, aquí estoy, aunque sea tu plan B.
Bebé, cuídame, -si volviste a bloquearme otra vez. -¿Ay, pa' qué contestas el teléfono?
Si sabes que yo tomo y te vuelvo a marcar.
El plan era que nunca más volviéramos, te -escucho y es como volver a comenzar.
-Tú y yo siempre rompemos el pacto, se nos olvida lo que posteamos.
Tú dices que me odias tanto, al final -en silencio nos amamos. -¡Hey!
Sabroso tú, que me podéis llamar, en cambio yo no, porque estoy ocupado.
¡Vamos!
Lererere, ¡ay!
Esta canción es puro Medellín.
Terjemahan bahasa Indonesia
-Oh, oke! -Shalom, ratuku.
-Silvestre, saudaraku, bantulah dirimu sendiri untuk yang lain. -Bagaimana menurutmu?
Kami terus mengatakan bahwa kami sudah lupa, oh, dan syukurlah Anda berada di tangan yang tepat.
Aku juga terdengar aneh ketika mengatakan bahwa aku akhirnya melupakanmu.
Kemarin di sebuah pesta aku hampir meneleponmu.
Aku yakin aku harus melupakanmu, hal ini tak ingin berakhir.
Aku tidak lagi menangis, aku tidak tahu bagaimana aku akan melupakanmu.
Oh, kenapa kamu menjawab teleponnya? Jika Anda mengetahuinya, saya akan mengambilnya dan menandai Anda lagi.
Rencananya adalah kami tidak akan pernah kembali, saya mendengar Anda dan ini seperti memulai dari awal.
Anda dan saya selalu melanggar perjanjian, kita lupa apa yang kita posting.
Kamu bilang kamu sangat membenciku, pada akhirnya kita diam-diam saling mencintai.
Kami semua berkata pada diri sendiri bahwa ini tidak akan bertahan lama, hari ini akan berlalu, hanya dalam semalam.
Sayang, cintai aku, inilah aku, meski itu rencana Bmu.
Sayang, jaga aku, -jika kamu memblokirku lagi. -Oh, kenapa kamu menjawab telepon?
Jika Anda mengetahuinya, saya akan mengambilnya dan menandai Anda lagi.
Rencananya adalah kami tidak akan pernah kembali, saya mendengar Anda dan ini seperti memulai dari awal.
-Anda dan saya selalu melanggar perjanjian, kami lupa apa yang kami posting.
Kamu bilang kamu sangat membenciku, pada akhirnya – dalam diam kita saling mencintai. -Hai!
Senang sekali Anda bisa menelepon saya, tetapi saya tidak bisa, karena saya sibuk.
Ayo!
Lererere, oh!
Lagu ini murni Medellín.