Lagu lain dari Sheila On 7
Deskripsi
Menunggu terkadang hampir menjadi seni - seolah-olah tidak ada yang terjadi, tetapi di dalam semuanya bergerak. Dunia berputar, orang datang dan pergi, tapi di suatu tempat di tepi pikiran yang biasa, keyakinan hidup: seseorang masih penting. Keyakinan yang bodoh-serius, yang tidak bisa diabaikan. Suara gitar seolah-olah meluruskan bahu kesedihan, dan suara itu - dengan lembut berdebat dengan keputusasaan. Tidak ada tragedi di dalamnya, hanya pengakuan yang lelah: ya, saya menunggu, saya menunggu, dan kemungkinan besar akan terus menunggu. Bahkan jika semuanya sudah lama kehilangan makna, bahkan jika penerima sudah larut dalam anginnya sendiri. Lagu ini beraroma udara malam dan sedikit penyesalan. Dengan cara yang menempel di kerah saat kamu pulang lebih lambat dari yang seharusnya. Dan seolah-olah kamu mengerti bahwa tidak ada yang bisa dikembalikan, tapi tetap saja kamu mendapati dirimu berpikir - siapa tahu seseorang akan berubah pikiran.
Lirik dan terjemahan
Asli
Seberapa pantaskah kau untuk kutunggu?
Cukup indahkah dirimu untuk s'lalu kunantikan?
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku?
Mampukah kita bertahan di saat kita jauh?
Seberapa hebatkah untuk kubanggakan?
Cukup tangguhkah dirimu untuk s'lalu kuandalkan?
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang?
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang?
Celakanya, hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku
Kau pergi dan hilang, ke mana pun kau suka
Celakanya, hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara pedih, aku s'lalu menantimu
Seberapa hebatkah untuk kubanggakan?
Cukup tangguhkah dirimu untuk selalu kuandalkan?
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang?
Sanggupkah kau meyakinkan di saat aku bimbang?
Ah-ah-ah (ah-ah-ah)
Ah-ah-ah (ah-ah-ah)
Mungkin kini kau t'lah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku s'lalu menunggumu di sini
Bila saja kau berubah pikiran
Ho-oh-oh
Ho-oh-oh
He-eh
Celakanya, hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku
Kau pergi dan hilang, ke mana pun kau suka
Celakanya, hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Di antara pedih, aku s'lalu menantimu
Oh-ah-ah
Oh-ah-ah
Oh-ah-ah
Oh-ah-ah