Lagu lain dari Lucio Corsi
Deskripsi
Penulis Lirik Komposer, Vokalis, Produser: Lucio Corsi
Lirik dan terjemahan
Asli
La prossima invece parla di una gara dalla Terra alla Luna. Sulla linea di partenza partivano i russi, gli americani.
A arrivare in cima sulla Luna con un salto fu una lepre che arrivò su senza tanti calcoli, senza tanti discorsi. Così.
Sentitela, La Lepre.
Houston, che sfortuna.
Siamo arrivati tardi, c'è una lepre sulla Luna.
Houston, che sfortuna.
Siamo arrivati tardi, c'è una lepre sulla Luna.
E ci è arrivata prima di noi nello spazio.
Senza tanto impegno le è bastato un salto.
Houston, che sfortuna. Siamo arrivati secondi, c'è una lepre sulla
Luna.
Houston, che sfortuna. Siamo arrivati secondi, c'è una lepre sulla Luna.
E ci è arrivata prima di noi, prima dei russi.
Senza tutti questi calcoli, senza discorsi.
Le è bastato un salto.
Da mezzanotte in su.
Verso una luna a due facce.
Perché la Terra ne ha una, ma a lei ne servono di più.
Perché sia uomo che donna, perché è città e campagna.
Houston, che facciamo?
Portiamo avanti la missione oppure ce ne andiamo? Houston, che paura.
Ci guarda fissi, è vasta quanto una pianura.
E ci è arrivata prima di noi senza tute.
Pensavo fosse disegnata sulla luna dalle buche.
Le è bastato un salto.
Da mezzanotte in su.
Verso una luna a due facce.
Perché la Terra ne ha una, ma a lei ne servono di più.
Perché sia uomo che donna, perché è città e campagna.
Grazie mille
Terjemahan bahasa Indonesia
Berikutnya tentang perlombaan dari Bumi ke Bulan. Rusia dan Amerika memulai dari garis start.
Orang yang mencapai puncak Bulan dengan satu lompatan adalah seekor Kancil yang sampai di sana tanpa banyak perhitungan, tanpa banyak diskusi. Seperti ini.
Dengarkan dia, Kelinci.
Houston, sungguh disayangkan.
Kami tiba terlambat, ada kelinci di bulan.
Houston, sungguh disayangkan.
Kami tiba terlambat, ada kelinci di bulan.
Dan itu sampai di sana sebelum kita di luar angkasa.
Tanpa banyak usaha, lompatan sudah cukup baginya.
Houston, sungguh disayangkan. Kami berada di urutan kedua, ada kelinci di sana
Bulan.
Houston, sungguh disayangkan. Kami berada di urutan kedua, ada kelinci di bulan.
Dan hal itu sudah ada sebelum kita, sebelum Rusia.
Tanpa semua perhitungan ini, tanpa bicara.
Satu lompatan sudah cukup baginya.
Mulai tengah malam dan seterusnya.
Menuju bulan bermuka dua.
Karena Bumi punya satu, tapi butuh lebih banyak.
Karena baik laki-laki maupun perempuan, karena berada di kota dan pedesaan.
Houston, apa yang harus kita lakukan?
Apakah kita melanjutkan misi atau pergi? Houston, betapa menakutkannya.
Ia menatap kita lekat-lekat, seluas dataran.
Dan dia sampai di sana sebelum kita tanpa baju terusan.
Saya pikir itu digambar di bulan melalui lubangnya.
Satu lompatan sudah cukup baginya.
Mulai tengah malam dan seterusnya.
Menuju bulan bermuka dua.
Karena Bumi punya satu, tapi butuh lebih banyak.
Karena baik laki-laki maupun perempuan, karena berada di kota dan pedesaan.
Seribu terima kasih