Lagu lain dari Melendi
Deskripsi
Produser: Jose de Castro
Penulis: Ramon Melendi Espina
Lirik dan terjemahan
Asli
Lucho por pequeñas cosas, lucho por mi luna llamada Carlota.
Lucho por la gente que todavía me escucha, lucho, pero nunca acabará mi lucha.
Lucho por mi jerga, lucho por la risa, lucho por la calma maltratada por la prisa.
Lucho por vosotros, que sois mis guerreros y venís aquí pa' levantar vuestros mecheros.
Lucho por las plantas que nunca se extingan, lucho por banderas con las calaveras.
Lucho y cuando lucho nunca hay medias tintas, lucho aunque a veces me fallen las maneras.
Mi ley es que no tengo ley.
Yo soy mi propio rey, esa es mi única ley.
Lucho apretando los dientes y por los culpables, que a veces son inocentes.
Lucho por amor y ahora que está dormido, voy a robarle unas flechas a Cupido.
Lucho por los pelos, lucho por tus brazos y a veces tus ojos me devuelven puñetazos.
Lucho, por supuesto, lucho por olvido. Lucho muchas veces hasta cuando me descuido.
Lucho por las plantas que nunca se extingan, lucho por banderas con las calaveras.
Lucho y cuando lucho nunca hay medias tintas, lucho aunque a veces me fallen las maneras.
Mi ley es que no tengo ley.
Yo soy mi propio rey, esa es mi única ley.
Lucho hasta la muerte, lucho muerto en vida.
Lucho porque hay muchas bocas y poca comida.
Lucho por la inteligencia y también por la ignorancia, cada vez más convencido que es muy corta su distancia.
Lucho en punto, lucho en cuarto, lucho en media y menos cuarto. Se van pasando las horas y aún no empiezo a hacer arte.
Y en mi diccionario lucho por palabras en las que las haches sean siempre entrecaladas.
Lucho por verdades y por las mentiras, son inseparables, forman parte de la vida.
De tanto luchar escucho las luces y veo el sonido.
Pocas veces el luchar para mí penderá de un hilo.
Lucho de Montesco y de Capuleto, a veces de frente y otras como un perro viejo. Lucho por los sentimientos con la fuerza de un coloso.
Voy consciente y enterado que el amor es caprichoso.
Terjemahan bahasa Indonesia
Aku berjuang untuk hal-hal kecil, aku berjuang untuk bulanku yang bernama Carlota.
Saya berjuang untuk orang-orang yang masih mendengarkan saya, saya berjuang, tetapi perjuangan saya tidak akan pernah berakhir.
Aku perjuangkan bahasa gaulku, aku perjuangkan tawa, aku perjuangkan ketenangan yang dirusak oleh ketergesaan.
Saya berjuang untuk Anda, Anda adalah pejuang saya dan Anda datang ke sini untuk menyalakan korek api.
Saya berjuang untuk tanaman yang tidak pernah punah, saya berjuang untuk bendera bergambar tengkorak.
Saya berjuang dan ketika saya berjuang tidak pernah ada setengah-setengah, saya berjuang meskipun terkadang cara saya gagal.
Hukum saya adalah saya tidak memiliki hukum.
Saya adalah raja saya sendiri, itulah satu-satunya hukum saya.
Saya berjuang dengan gigi terkatup dan demi mereka yang bersalah, yang terkadang tidak bersalah.
Aku berjuang demi cinta dan sekarang dia tertidur, aku akan mencuri beberapa anak panah dari Cupid.
Aku memperjuangkan rambutku, aku memperjuangkan lenganmu, dan terkadang matamu membalasku.
Saya berjuang, tentu saja, saya berjuang untuk dilupakan. Aku berjuang berkali-kali bahkan ketika aku ceroboh.
Saya berjuang untuk tanaman yang tidak pernah punah, saya berjuang untuk bendera bergambar tengkorak.
Saya berjuang dan ketika saya berjuang tidak pernah ada setengah-setengah, saya berjuang meskipun terkadang cara saya gagal.
Hukum saya adalah saya tidak memiliki hukum.
Saya adalah raja saya sendiri, itulah satu-satunya hukum saya.
Saya bertarung sampai mati, saya bertarung saat masih hidup.
Saya melawan karena mulut banyak dan makanan sedikit.
Saya memperjuangkan kecerdasan dan juga ketidaktahuan, semakin yakin bahwa jarak mereka sangat dekat.
Saya bertarung pada poin, saya bertarung pada kuarter, saya bertarung pada separuh dan minus kuarter. Jam demi jam berlalu dan saya masih belum mulai membuat karya seni.
Dan dalam kamus saya, saya memperjuangkan kata-kata yang selalu diselingi kata-katanya.
Saya memperjuangkan kebenaran dan kebohongan, keduanya tidak dapat dipisahkan, merupakan bagian dari kehidupan.
Karena seringnya berkelahi, saya mendengar lampu dan melihat suaranya.
Berjuang untukku jarang sekali tergantung pada seutas benang.
Saya bertarung sebagai Montague dan Capulet, terkadang berhadapan langsung dan di lain waktu seperti anjing tua. Saya memperjuangkan perasaan dengan kekuatan raksasa.
Aku sadar dan sadar bahwa cinta itu berubah-ubah.