Lagu lain dari Melendi
Deskripsi
Produser: Jose de Castro
Penulis: Ramon Melendi Espina
Lirik dan terjemahan
Asli
El motivo de esta carta es pedirte que no vuelvas
Ya se ha deshecho la tarta, ya se apagaron las velas
No calientan los fogones, ya ni corren las cortinas
Ni siquiera los ratones andan ya por la cocina
Y a veces una jaula nos da la libertad
Probablemente, de la jaula que hablo sea un bar
Para olvidar
Hoy es el día de la melancolemia
De ahogar tus besos en quintos de cerveza
Siempre decías que querías ver lugares
Hoy estoy de acuerdo, voy a empezar por lo bares
Y aunque tenga el corazón aún cerrado por las obras
Y aunque últimamente vea el vaso siempre medio vacío
Te escribo está última carta, amor mío
El motivo de esta carta es pedirte que me entiendas
Se han marcha'o mis calcetines pa' ir en busca de tus medias
Ya no es corriente ni el agua, no me enroscan las bombillas
Ya no cierran los cajones porque extrañan tus braguitas
Y a veces una jaula nos da la libertad
Probablemente, de la jaula que hablo sea un bar
Para olvidar
Hoy es el día de la melancolemia
De ahogar tus besos en quintos de cerveza
Siempre decías que querías ver lugares
Hoy estoy de acuerdo, voy a empezar por lo bares
Y aunque tenga el corazón aún cerrado por las obras
Y aunque últimamente vea el vaso siempre medio vacío
Te escribo está última carta, amor mío
¿Realmente me has querido? No
No lo podrás decir
Si solo con mirarme, sí
Te crece la nariz
Hoy es el día de la melancolemia
De ahogar tus besos en quintos de cerveza
Siempre decías que querías ver lugares
Hoy estoy de acuerdo, voy a empezar por lo bares
Y aunque tenga el corazón aún cerrado por las obras
Y aunque últimamente vea el vaso siempre medio vacío
Te escribo está última carta, amor mío
Terjemahan bahasa Indonesia
Alasan surat ini adalah untuk memintamu agar tidak kembali.
Kuenya sudah dibuka, lilinnya sudah padam
Mereka tidak memanaskan kompor, bahkan tidak menutup tirai lagi
Bahkan tikus pun tidak lagi berjalan di dapur.
Dan terkadang sangkar memberi kita kebebasan
Kandang yang saya bicarakan mungkin adalah sebuah bar.
untuk melupakan
Hari ini adalah hari melankolis
Untuk menenggelamkan ciumanmu dalam seperlima bir
Kamu selalu bilang ingin melihat suatu tempat
Hari ini saya setuju, saya akan mulai dengan jeruji
Meski hatiku masih tertutup oleh karya-karya itu
Padahal akhir-akhir ini saya selalu melihat gelasnya setengah kosong
Aku menulis surat terakhir ini untukmu, sayangku.
Alasan surat ini adalah untuk memintamu memahamiku.
Kaus kakiku tertinggal untuk mencari stokingmu
Bahkan airnya pun tidak mengalir lagi, bola lampuku tidak bisa disekrup
Mereka tidak menutup laci lagi karena merindukan celana dalammu
Dan terkadang sangkar memberi kita kebebasan
Kandang yang saya bicarakan mungkin adalah sebuah bar.
untuk melupakan
Hari ini adalah hari melankolis
Untuk menenggelamkan ciumanmu dalam seperlima bir
Kamu selalu bilang ingin melihat suatu tempat
Hari ini saya setuju, saya akan mulai dengan jeruji
Meski hatiku masih tertutup oleh karya-karya itu
Padahal akhir-akhir ini saya selalu melihat gelasnya setengah kosong
Aku menulis surat terakhir ini untukmu, sayangku.
Apakah kamu benar-benar mencintaiku? Tidak
Anda tidak akan bisa mengatakannya
Ya hanya dengan menatapku saja ya
Hidungmu tumbuh
Hari ini adalah hari melankolis
Untuk menenggelamkan ciumanmu dalam seperlima bir
Kamu selalu bilang ingin melihat suatu tempat
Hari ini saya setuju, saya akan mulai dengan jeruji
Meski hatiku masih tertutup oleh karya-karya itu
Padahal akhir-akhir ini saya selalu melihat gelasnya setengah kosong
Aku menulis surat terakhir ini untukmu, sayangku.