Lagu lain dari Hava
Deskripsi
Produser: Selain
Produser: Aron
Insinyur Utama: Lex Barkey
Insinyur Pencampur : Selain
Komposer: Selain
Komposer: Aron
Penulis lirik: Hava
Penulis Lirik: Sergen Horoz
Penulis Lirik: Giuseppe Di Agosta
Penulis Lirik: Belmin Malkic
Lirik dan terjemahan
Asli
Du legst mir Blumen vor die Tür, ich höre deine Schritte. Warte, bis du ins
Auto steigst und in die Nacht zurückgehst. Wir können beide nichts dafür.
Ich bleibe still, auch wir schreien, bis du bleibst.
Ich spür, dass uns was trennt, wie unsere Bindung langsam reißt.
Mir ist kalt in unseren vier Wänden voller
Bilder, so allein, allein.
Wir fühlen uns zu zweit zu Hause nicht daheim.
Wir schweigen und verschließen uns, wir drehen uns nur im Kreis.
Mach ich meine Augen zu, dann ist alles wieder gut.
Mein Herz klopft, doch ich lass dich nicht mehr rein. Doch ich lass dich nicht mehr rein.
Ich kann irgendwie nicht mit dir und nicht ohne dich.
Bin leer, seit alles still in dieser Wohnung ist.
Manchmal hör ich leise deine Stimme in meinem Ohr, wie den Wind durch das Fenster ziehen.
Kann sehen, wie all die Tage an der Uhr gefrieren und irgendwie fehlt gerade jede Spur von dir.
Was bleibt mir denn noch übrig, als es zu probieren ohne dich?
Ich spür, dass uns was trennt, wie unsere Bindung langsam reißt. Mir ist kalt in unseren vier
Wänden voller Bilder, so allein, allein. Wir fühlen uns zu zweit zu Hause nicht daheim.
Wir schweigen und verschließen uns, wir drehen uns nur im Kreis. Mach ich meine
Augen zu, dann ist alles wieder gut.
Mein Herz klopft, doch ich lass dich nicht mehr rein.
Doch ich lass dich nicht mehr rein.
Lass dich nicht mehr rein.
Ich lass dich nicht mehr.
Doch ich lass dich nicht mehr rein.
Terjemahan bahasa Indonesia
Anda meletakkan bunga di depan pintu saya, saya mendengar langkah Anda. Tunggu sampai Anda masuk
Anda keluar dari mobil dan kembali ke malam hari. Tak satu pun dari kita bisa berbuat apa-apa.
Aku diam saja, kita pun berteriak, sampai kamu diam.
Aku merasa ada sesuatu yang memisahkan kami, bagaimana ikatan kami perlahan-lahan putus.
Aku kedinginan di keempat dinding kita
Gambar, sendirian, sendirian.
Kami berdua tidak betah di rumah sendiri.
Kita diam saja dan menutup diri, kita hanya berputar-putar saja.
Jika saya memejamkan mata, semuanya akan baik-baik saja kembali.
Jantungku berdebar kencang, tapi aku tidak akan membiarkanmu masuk lagi. Tapi aku tidak akan membiarkanmu masuk lagi.
Entah bagaimana aku tidak bisa bersamamu atau tanpamu.
Aku kosong karena semuanya sepi di apartemen ini.
Terkadang aku mendengar suaramu samar-samar di telingaku, seperti angin yang bertiup melalui jendela.
Aku bisa melihat hari-hari membeku di jam dan entah kenapa tidak ada jejakmu saat ini.
Apa lagi yang bisa kulakukan selain mencobanya tanpamu?
Aku merasa ada sesuatu yang memisahkan kami, bagaimana ikatan kami perlahan-lahan putus. Aku kedinginan di tempat kami berempat
Dindingnya penuh gambar, jadi sendirian, sendirian. Kami berdua tidak betah di rumah sendiri.
Kita diam saja dan menutup diri, kita hanya berputar-putar saja. aku melakukan milikku
Tutup matamu dan semuanya akan baik-baik saja lagi.
Jantungku berdebar kencang, tapi aku tidak akan membiarkanmu masuk lagi.
Tapi aku tidak akan membiarkanmu masuk lagi.
Jangan biarkan dirimu masuk lagi.
Aku tidak akan membiarkanmu lagi.
Tapi aku tidak akan membiarkanmu masuk lagi.