Lagu lain dari Emma
Lagu lain dari Juli
Deskripsi
Diterbitkan: 02.10.2025
Lirik dan terjemahan
Asli
Fare piani ormai che senso ha, se alla fine. . .
Che sia un giorno, un mese, un'ora, che sarà di noi? Va' a capire.
A me, a me andrebbe bene pure qua tra la porta e le scale, o come un anno fa nel locale, caldaie.
Dopo una pioggia in motorino, da Milano a un bosco.
Tornassi indietro te lo dico.
Che sono qui, ma quando torni? Quando. Siamo stati bene, siamo stati male.
Siamo stati solo di passaggio. Siamo stati insieme, c'era un freddo cane.
Quella notte lì dal benzinaio.
Sotto casa, sotto, sopra, solo e sola.
Piango perché io senza di te, e tu senza di me, brutta storia.
Quante sigarette che ho fumato io senza di te, e tu senza di me.
Maldicola, brutta storia.
Fare piani ormai che senso ha?
Se mi vuoi tradire, se comunque non mi importa che sia un giorno, un mese, un'ora, un anno fa, tu me lo devi dire.
Me lo devi e basta, o rimani o scappa, che a me andrebbe bene qua tra il divano e le piante, una mano là e l'altra nelle tue ansie.
Sotto la pioggia in motorino non mi hai mai risposto.
Quando ci penso, piango perché io senza di te e tu senza di me, brutta storia.
Quante sigarette che ho fumato io senza di te e tu senza di me. Maldicola.
Piango perché io senza di te e tu senza di me, brutta storia.
Quante sigarette che ho fumato io senza di te e tu senza di me.
Maldicola, brutta storia.
Di quelle che non scordi mai, te le ritrovi addosso e piangi sempre, non le conterai quante sigarette che ho fumato io senza di te e tu senza di me.
Maldicola, brutta storia. Che sono qui, ma quando torni? Quando.
Terjemahan bahasa Indonesia
Apa gunanya membuat rencana sekarang, jika pada akhirnya. . .
Sehari, sebulan, sejam, apa jadinya kita? Pergilah.
Bagi saya, akan baik-baik saja jika saya berada di sini di antara pintu dan tangga, atau seperti setahun yang lalu di ruang ketel.
Setelah hujan dengan skuter, dari Milan ke hutan.
Jika aku kembali, aku akan memberitahumu.
Aku di sini, tapi kapan kamu kembali? Kapan. Kita baik, kita buruk.
Kami baru saja lewat. Kami bersama, cuaca sangat dingin.
Malam itu di sana, di pompa bensin.
Di bawah rumah, di bawah, di atas, sendirian dan sendirian.
Aku menangis karena aku tanpamu, dan kamu tanpa aku, cerita buruk.
Berapa banyak batang rokok yang telah aku hisap tanpamu, dan kamu tanpa aku.
Jahat, cerita buruk.
Apa gunanya membuat rencana sekarang?
Jika kamu ingin mengkhianatiku, jika aku tidak peduli apakah itu sehari, sebulan, satu jam, setahun yang lalu, kamu harus memberitahuku.
Kamu hanya berhutang budi kepadaku, baik tetap tinggal atau melarikan diri, yang akan baik-baik saja bagiku di sini di antara sofa dan tanaman, satu tangan di sana dan tangan lainnya dalam kegelisahanmu.
Di tengah hujan di skutermu, kamu tidak pernah menjawabku.
Kalau dipikir-pikir, aku menangis karena aku tanpamu dan kamu tanpa aku, cerita buruk.
Berapa banyak batang rokok yang telah saya hisap tanpa Anda dan Anda tanpa saya. Maldicola.
Aku menangis karena aku tanpamu dan kamu tanpa aku, cerita buruk.
Berapa banyak batang rokok yang telah saya hisap tanpa Anda dan Anda tanpa saya.
Jahat, cerita buruk.
Yang tidak pernah kamu lupakan, kamu menemukannya pada dirimu dan kamu selalu menangis, kamu tidak akan menghitung berapa banyak batang rokok yang aku hisap tanpa kamu dan kamu tanpa aku.
Jahat, cerita buruk. Aku di sini, tapi kapan kamu kembali? Kapan.